TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong para alumni SMA Taruna Nusantara yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) untuk tidak ragu terjun ke dunia politik.
Menurut AHY, jalur politik dan pemerintahan merupakan upaya serta instrumen nyata dalam mendorong perubahan sekaligus transformasi bagi bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Hal tersebut ditegaskan AHY saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XI Ikastara yang berlangsung di Wisma Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu 23 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Menko AHY mengapresiasi kontribusi besar yang selama ini telah diberikan oleh keluarga besar lulusan SMA Taruna Nusantara di berbagai bidang strategis tanah air.
"Selama ini banyak alumni Taruna Nusantara berkiprah di sektor militer, birokrasi, hingga dunia usaha," ujar AHY di hadapan ratusan anggota Ikastara yang hadir.
Kendati demikian, AHY menilai sudah saatnya ruang politik dan pengambil kebijakan publik diisi lebih banyak oleh SDM yang memiliki integritas, kapasitas, serta semangat kepemimpinan yang kuat—karakteristik yang melekat pada alumni sekolah tersebut.
Lebih lanjut, AHY menyampaikan bahwa politik tidak boleh dijauhi, karena melalui proses politik dan tatakelola pemerintahan itulah kebijakan-kebijakan penting yang berdampak pada hajat hidup orang banyak dilahirkan.
Pendorong Perubahan: Kehadiran alumni di panggung politik diharapkan mampu membawa warna baru yang visioner dan adaptif demi kemajuan bangsa.
Kolaborasi Strategis: Sinergi yang kuat antara alumni di sektor militer, birokrasi, swasta, dan politik diyakini akan mengakselerasi transformasi Indonesia menuju masa depan.
Munas XI Ikastara tahun ini menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai wadah konsolidasi internal lintas generasi, tetapi juga sebagai refleksi bersama untuk merumuskan kontribusi yang lebih besar dan nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).










