TVRINews – Jakarta
Gedung Bina Graha Fokus Kawal Visi Presiden Usai Transisi Kepemimpinan Lembaga.
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan serta koordinasi lintas kementerian guna memastikan seluruh program prioritas pemerintah berjalan tanpa hambatan.
Konsolidasi internal ini diambil menyusul transisi kepemimpinan di tubuh KSP setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo untuk mengisi posisi tersebut.
Dalam pengarahan perdana di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Ariyo menekankan pentingnya efisiensi birokrasi dan melarang seluruh jajaran menjadi penghambat realisasi kebijakan strategis.
"Momentum ini perlu menjadi momentum kita semua untuk senantiasa menjaga integritas, kesetiaan, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas," ujar Letjen TNI Ariyo Windutomo dikutip Jumat, 6 November 2026.
Dalam arahannya, Ariyo juga menegaskan bahwa KSP memiliki peran strategis untuk memastikan pelaksanaan program-program prioritas nasional berjalan sesuai dengan visi dan misi Presiden.
Karena itu, seluruh jajaran KSP harus mampu menjalankan fungsi pengawasan, pengendalian, serta koordinasi secara efektif guna mendukung keberhasilan program pemerintah.
“Salah satu perannya (KSP) adalah untuk mengendalikan pelaksanaan program-program prioritas nasional sesuai dengan visi dan misi Presiden. Kita bukan menjadi obstacle, tapi bagaimana caranya kita untuk dapat menyukseskan program-program prioritas nasional sesuai dengan visi dan misi Presiden,” ujar Ariyo seperti yang dirilis pada laman resmi KSP.
Penunjukan Ariyo yang berlatar belakang militer dan juga menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) dilakukan untuk memastikan kesinambungan fungsi pengawasan strategis negara tetap solid.
KSP bertindak sebagai jembatan penghubung antara Istana Kepresidenan dan kementerian/lembaga untuk menyelaraskan pelaksanaan program prioritas nasional.










