TVRINews, Jakarta
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Jakarta untuk membahas kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Pertemuan tersebut juga membahas usulan penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) serta penguatan kerja sama dalam meningkatkan keselamatan transportasi.
Menhub Dudy mengatakan, pembahasan
WFA diperlukan karena kebijakan tersebut berkaitan dengan sektor ketenagakerjaan. Penerapan WFA pada tanggal-tanggal tertentu diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan mobilitas masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
"Kami berdiskusi beberapa hal khususnya terkait dengan kesiapan Nataru 2026/2027 dan berkaitan dengan work from anywhere (WFA). Karena ini terkait dengan ketenagakerjaan, kami merasa perlu berdiskusi dengan beliau," ujar Menhub Dudy dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui rilis resmi, Jumat, 6 November 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Menhub Dudy juga menyampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026. Evaluasi itu menjadi bahan pertimbangan untuk memperbaiki kualitas pelayanan transportasi pada periode libur akhir tahun mendatang.
Selain kesiapan angkutan, kedua menteri membahas upaya meningkatkan keselamatan transportasi melalui sinergi antarkementerian. Kerja sama tersebut mencakup penguatan kampanye keselamatan serta peningkatan pengawasan terhadap penyelenggaraan transportasi di lapangan.
Menhub Dudy menilai kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Ketenagakerjaan diperlukan agar upaya peningkatan keselamatan transportasi dapat berjalan lebih optimal.
"Kampanye keselamatan perlu kami sinergikan antara Kementerian Perhubungan dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Alhamdulillah diskusi cukup baik dan saya senang sekali kegiatan ini terus kita tingkatkan dengan sinergi dua kementerian yang berlangsung baik," imbuhnya.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempersiapkan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2026/2027.
Sebagai bagian dari persiapan, Kemenhub merencanakan pembukaan Posko Terpadu Angkutan Nataru mulai 18 Desember 2026 hingga 6 Januari 2027 atau selama 20 hari.
Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi dan pemantauan kondisi transportasi secara terpadu bersama seluruh pemangku kepentingan. Melalui koordinasi ini, potensi gangguan selama periode angkutan Nataru diharapkan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat.










