TVRINews, Jakarta
Talenta kreatif Indonesia kembali mencuri perhatian di panggung internasional. Arsitek dan desainer interaktif Indonesia, Dearista Nooria Kusuma, bersama OSTUDIO menampilkan karya instalasi interaktif bertajuk Resonora dalam ajang iLight Singapore 2026, salah satu festival cahaya paling bergengsi di Asia.
Partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa pelaku ekonomi kreatif Tanah Air mampu bersaing di tingkat global melalui karya yang memadukan kreativitas, teknologi, dan inovasi.
Sebagai perwakilan Indonesia, Dearista dan OSTUDIO menghadirkan Resonora, instalasi yang mengeksplorasi penerjemahan lanskap suara perkotaan menjadi pola cahaya dinamis. Melalui integrasi data suara, pencahayaan, dan desain spasial, karya ini menawarkan pengalaman imersif yang mengajak pengunjung merasakan ruang kota melalui perpaduan persepsi visual dan auditori.
"Resonora berangkat dari bagaimana persepsi terhadap ruang kota dibangun, bukan hanya melalui apa yang terlihat, tetapi juga melalui apa yang terdengar. Soundscape menjadi lapisan pengalaman yang kerap luput dari kesadaran, namun memiliki peran besar dalam membentuk cara sebuah tempat dirasakan," ujar Dearista dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurutnya, setiap individu dapat memiliki persepsi yang berbeda terhadap kota meski mendengar suara yang sama. Karena itu, Resonora membuka ruang interpretasi yang luas bagi audiens untuk mengalami ruang kota dengan cara yang berbeda.
Instalasi tersebut berbentuk struktur ringan yang tersusun dari material kain dan proyeksi cahaya yang merespons lingkungan sekitar. Alih-alih menawarkan narasi tunggal, Resonora memberikan kebebasan bagi pengunjung untuk memaknai pengalaman berdasarkan perspektif pribadi masing-masing.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengapresiasi kiprah talenta kreatif Indonesia yang berhasil membawa karya inovatif ke panggung internasional.
Kehadiran Resonora dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses pasar, meningkatkan eksposur talenta nasional, serta memperkuat kontribusi ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.
"Mereka membuktikan bahwa talenta kreatif Indonesia mampu bersaing dan diakui di panggung global. Inovasi yang memadukan kreativitas dan teknologi seperti ini merupakan nilai tambah yang memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth bagi perekonomian nasional," ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 23 Juni 2026.
Partisipasi Resonora di iLight Singapore 2026 juga mencerminkan kompetensi subsektor arsitektur dan desain Indonesia yang mampu hadir dalam percakapan internasional mengenai seni, desain, dan teknologi kreatif.
Sebagai informasi, iLight Singapore 2026 berlangsung pada 5–28 Juni 2026 di kawasan Marina Bay dan Raffles Place, Singapura. Mengusung tema Movement, festival tersebut menghadirkan 14 instalasi karya dari 17 seniman internasional yang mengeksplorasi hubungan antara gerakan, cahaya, warna, dan suara dalam ruang publik.










