TVRINews, Jakarta
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi merupakan upaya untuk memotivasi daerah dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi bukti bahwa banyak kepala daerah mampu mencatatkan prestasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Nah, kita harapkan dengan adanya kegiatan ini ya teman-teman kepala daerah akan lebih bersemangat, termotivasi. Bagi yang belum beruntung juga mereka, ya kita harapkan berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan dana insentif fiskal,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Selasa, 23 Juni 2026.
Tito menjelaskan khusus untuk Regional Papua, penghargaan kategori kota ditiadakan dan diganti dengan kategori ibu kota provinsi. Kebijakan tersebut diambil karena di Tanah Papua hanya terdapat dua kota, yakni Jayapura dan Sorong.
Dengan menggunakan kategori ibu kota provinsi, kompetisi dinilai lebih representatif sehingga dapat menghasilkan daerah terbaik berdasarkan capaian kinerja.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI yang mendukung penyelenggaraan penghargaan tersebut.Ia memastikan program penghargaan akan terus dilaksanakan di enam regional sebagai bagian dari upaya Kemendagri mendorong peningkatan kualitas pemerintahan daerah.
Menurut Tito, langkah tersebut merupakan implementasi pendekatan stick and carrot, yaitu memberikan penghargaan kepada daerah yang berprestasi sekaligus mendorong daerah lain untuk terus memperbaiki kinerja.
Terkait mekanisme penilaian, Mendagri menegaskan bahwa seluruh data yang digunakan berasal dari sumber resmi, yakni Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sehingga, proses penilaian diyakini berlangsung secara objektif, akuntabel, dan transparan.
“Jadi ngambil data itu aja udah ketahuan daerah mana yang bisa mengendalikan inflasi, yang relatif terjaga baik. Pengangguran juga ada datanya di BPS. Kemudian untuk kemiskinan sama, ada di BPS juga, bisa kelihatan mana daerah-daerah yang naik turun. Kemudian untuk creative financing itu diambil dari SIPD,” ucap Tito.
Lebih lanjut, Tito mengatakan pada penyelenggaraan penghargaan kali ini Kemendagri berkolaborasi dengan Tribunnews.com. Melalui kerja sama tersebut, capaian dan prestasi kepala daerah diharapkan dapat dipublikasikan lebih luas kepada masyarakat.
Ia menilai publikasi yang masif akan menjadi bentuk apresiasi sekaligus mendorong kepala daerah untuk terus menghadirkan inovasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.










