TVRINews, Batam
Polda Kepulauan Riau (Kepri) sampai saat ini masih memperkuat pendampingan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dan Migran Aman BP3MI Kepri. Salah satunya diwujudkan dengan mendampingi keberangkatan PMI prosedural di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat yang akan bekerja di luar negeri.
“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para calon pekerja migran yang akan bekerja di luar negeri,” kata Anom dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Minggu, 8 November 2026.
Lebih lanjut, ia menerangkan jika pendampingan dilakukan untuk memastikan proses keberangkatan PMI berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Dengan demikian, calon pekerja migran diharapkan memperoleh pelayanan serta perlindungan sebelum berangkat ke negara tujuan.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono bersama Wakapolresta Barelang dan jajaran turut terlibat dalam memastikan kelancaran pelayanan di pelabuhan.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Polda Kepri, Polresta Barelang, BP3MI Kepri, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri, serta pengelola pelabuhan.
Selain pendampingan PMI, program Poliran juga menjadi bagian dari upaya Polda Kepri memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
Dukungan tersebut sebelumnya disampaikan Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri dalam kegiatan Dinas Tenaga Kerja di Batam pada 5 November 2026. Melalui program Poliran dan Polisi Peduli Disabilitas (Polinas), Polda Kepri mendorong agar penyandang disabilitas mendapat kesempatan untuk bekerja dan menunjukkan kemampuan.
Suhendri menilai, penyandang disabilitas perlu diberikan kepercayaan dan kesempatan yang setara, bukan hanya dipandang sebagai kelompok yang membutuhkan belas kasihan.
“Melalui program Poliran, Polda Kepri terus mendorong perluasan kesempatan kerja lewat konsep 3M, yakni Merekrut, Melatih, dan Menyalurkan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan instansi terkait, Polda Kepri berharap akses terhadap pekerjaan yang aman dan prosedural semakin terbuka bagi masyarakat.










