TVRINews, Jakarta
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) memperkuat sinergi dengan Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) untuk menjadikan Creative Hub AMANAH sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh.
Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi Creative Hub dan program Creative by Indonesia guna mempercepat pengembangan talenta, hilirisasi produk unggulan, serta perluasan akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan Creative Hub AMANAH memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang berawal dari daerah. Menurutnya, penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Aceh sejalan dengan visi Kementerian Ekraf menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.
"Filosofi Kementerian Ekraf adalah ekonomi kreatif menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Tentu potensinya ada di Creative Hub yang dimiliki AMANAH sehingga aktivasinya bisa dilakukan, baik terkait talenta maupun wirausaha berbasis komunitas sehingga semakin banyak pegiat ekraf rintisan yang bisa naik kelas," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 24 Juli 2026.
Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Ekraf pada relaunching AMANAH pada April 2026. Kementerian Ekraf akan memperkuat pembinaan, pendampingan, inkubasi, dan peningkatan kompetensi bagi talenta kreatif serta wirausaha muda agar mampu berkembang hingga memasuki tahap komersialisasi.
Melalui program unggulan Creative by Indonesia, Kementerian Ekraf bersama AMANAH akan mengkurasi produk dan talenta kreatif terbaik dari Aceh agar mampu memperkuat komersialisasi kekayaan intelektual (IP), memperluas akses pendanaan, hingga mendorong jenama lokal menembus pasar nasional dan global.
"Kementerian Ekraf punya program flagship yaitu Creative by Indonesia. Program ini siap mengakselerasi local heroes go national and national champion go global. Bersama AMANAH, kita bisa mengkurasi produk kreatif dan talenta terbaik yang siap memperkuat komersialisasi IP, scale up akses pendanaan, dan menjadi contoh sukses pegiat ekonomi kreatif dari Aceh," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan AMANAH Syaifullah Muhammad menjelaskan Creative Hub AMANAH telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti galeri UMKM, studio musik, studio podcast, greenhouse, hingga ruang inovasi bisnis yang menaungi berbagai subsektor ekonomi kreatif.
Ia menegaskan pihaknya siap menjadikan Creative Hub sebagai ruang kolaborasi untuk mencetak talenta, memperkuat UMKM, serta mempercepat pengembangan jenama lokal bersama Kementerian Ekraf.
Kolaborasi ini akan memprioritaskan pengembangan subsektor kriya, fesyen, dan konten digital melalui pendekatan heksaheliks yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan.
Selain itu, hilirisasi komoditas unggulan lokal dan pengembangan ekonomi sirkular diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah industri, memperkuat daya saing Aceh, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.









