TVRINews, Purwakarta
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mendorong Gerakan Gentengisasi sebagai upaya memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) genteng sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan produk berkualitas.
Hal itu disampaikan Maruarar saat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein melepas 500.000 keping genteng dari Plered, Purwakarta, Jawa Barat.
Maruarar mengatakan, Gerakan Gentengisasi merupakan arahan Presiden yang tidak hanya berkaitan dengan penggunaan material atap untuk hunian, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi UMKM yang bergerak di sektor produksi genteng.

"Gerakan Gentengisasi ini merupakan arahan Presiden dan kita ingin program ini juga memberikan manfaat untuk UMKM genteng," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Menurutnya, penguatan industri genteng perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas produk. Karena itu, pemerintah daerah didorong membantu UMKM dalam memenuhi standar dan sertifikasi yang diperlukan.
Kemudian, Maruarar mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang membantu para pelaku UMKM mengurus sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikat keandalan.
"Jadi kualitas gentengnya terjaga, UMKM-nya bergerak, tetapi konsumennya juga terlindungi," katanya.
Sebanyak 500.000 keping genteng dari Plered kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah. Pengiriman dilakukan menggunakan 125 truk dengan masing-masing truk membawa sekitar 4.000 keping genteng.
Gerakan Gentengisasi merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program tersebut juga diarahkan untuk menghidupkan kembali sentra-sentra industri genteng di berbagai daerah.
Setelah peluncuran di Plered, Gerakan Gentengisasi akan kembali dilaksanakan di Majalengka dengan jumlah 2,4 juta keping genteng pada 8 November 2026.










