TVRINews, Tangerang
Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah Sukarman, salah satu kru KM Arupadatu I yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang.
Jenazah pria berusia 60 tahun itu tiba di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis pagi. Sukarman dipulangkan dari Bengkulu menggunakan penerbangan Batik Air ID6817 dan mendarat sekitar pukul 07.35 WIB.
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, proses penyerahan jenazah dilakukan di fasilitas human remains transit lounge.
Bupati Pandeglang Dewi Setiani turut hadir untuk menerima kepulangan warga Pandeglang tersebut.
Setelah proses serah terima selesai, jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Dewi Setiani menyampaikan penghargaan kepada jajaran Polda Bengkulu dan Polda Banten yang telah membantu proses pemulangan jenazah hingga ke daerah asal.
"Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polda Bengkulu dan juga Polda Banten yang sudah memfasilitasi kepulangan warga kami," ujar Dewi Setiani, dalam keterangan pers yang diterima usai prosesi serah terima, Kamis, 24 September 2026.
Menurutnya, kepulangan Sukarman menjadi perhatian pemerintah daerah karena keluarga kini dapat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum di kampung halaman.
Dewi juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar dapat menghadapi suasana duka dengan tabah.
"Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan," katanya.
Jenazah selanjutnya dibawa ke kediaman keluarga di Carita untuk menjalani proses pemakaman sesuai keputusan pihak keluarga.










