TVRINews, Jakarta
Gandeng sektor swasta guna akselerasi pembangunan 66 rumah sakit baru di berbagai daerah.
Pemerintah Indonesia mulai menjajaki kolaborasi strategis dengan sektor swasta demi mempercepat pemerataan fasilitas medis di seluruh penjuru negeri.
Melalui pertemuan antara Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Alvin Sariatmaja, pemilik jaringan rumah sakit Elang Medika Corpora (EMC) dan Jakarta Eye Center (JEC).
Dalam diskusi yang berlangsung formal tersebut, kedua belah pihak fokus membedah peta jalan industri kesehatan domestik, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta ekspansi infrastruktur rumah sakit di Indonesia.
"Keduanya berdiskusi mengenai industri kesehatan, tenaga kesehatan, dan pengembangan rumah sakit di Indonesia," demikian pernyataan resmi yang dirilis melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet Jumat 22 Mei 2026.
Pertemuan strategis ini digelar di tengah ambisi besar Pemerintah yang saat ini sedang menggenjot program pembangunan 66 rumah sakit baru di tingkat kabupaten. Proyek masif tersebut dirancang untuk memperkuat fondasi sistem kesehatan nasional secara menyeluruh.
Melalui program ini, fokus utama otoritas tidak hanya tertuju pada pemerataan akses warga terhadap fasilitas medis, melainkan juga menyentuh transformasi digital pelayanan kesehatan.
Selain itu, Pemerintah berkomitmen meningkatkan standardisasi kualitas layanan dan infrastruktur rumah sakit agar setara dengan standar nasional yang baku.
Hingga berita ini diturunkan, keterlibatan spesifik grup rumah sakit swasta dalam megaproyek 66 rumah sakit tersebut masih dalam tahap penjajakan awal, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi publik-swasta (public-private partnership) di sektor kesehatan.










