TVRINews, Roma
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma menggelar pertunjukan seni dan budaya bertajuk “Mondo Nusantara” sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Italia sekaligus mempererat hubungan kedua negara melalui diplomasi budaya.
Kegiatan yang berlangsung di Wisma Duta KBRI Roma itu menghadirkan kolaborasi antara musisi Indonesia dan Italia dalam sebuah pertunjukan yang memadukan unsur musik tradisional Nusantara dengan karya-karya klasik Italia.
Penampilan utama dibawakan oleh duo Mega Sihombing dan Mauro Goia yang tergabung dalam MegaMauro. Mengusung konsep Artistry in Real Time (ART), keduanya menampilkan pertunjukan musik langsung yang menggabungkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya dari kawasan Danau Toba, Sumatra Utara, dengan musik khas Italia.
Nama “Mondo Nusantara” sendiri berasal dari kata mondo dalam bahasa Italia yang berarti dunia. Tajuk tersebut mencerminkan pertemuan dua budaya sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Italia melalui pendekatan seni dan budaya.
Pertunjukan dibuka dengan medley lagu daerah Indonesia, seperti Ampar-Ampar Pisang dan Yamko Rambe Yamko, yang dipadukan dengan lagu klasik Italia Funiculì Funiculà.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian penonton adalah permainan angklung yang dibawakan Mauro Goia. Alat musik tradisional Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda itu dimainkan dalam kolaborasi dengan lagu legendaris Italia O Sole Mio.
Nuansa budaya Sumatra Utara semakin terasa melalui penampilan musik khas Batak yang menampilkan gondang, kecapi Batak yang dimainkan langsung oleh Mega Sihombing, serta iringan seruling yang dibawakan musisi Italia, Francesca Salandri.
Kolaborasi lintas budaya tersebut menjadi salah satu daya tarik utama acara.
Francesca turut memainkan repertoar musik tradisional Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara.
Sejumlah lagu Batak seperti Butet dan Horas juga dibawakan dalam pertunjukan yang disertai tarian tradisional.
Selain itu, dua anak Indonesia yang menetap di Italia, Adeline dan Abigail, turut memperkenalkan ulos kepada para tamu yang hadir. Suasana semakin meriah ketika Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, tampil berduet dengan Mega Sihombing membawakan lagu Bubuy Bulan, Che Sara, dan My Way.
Dalam sambutannya, Dubes Junimart Girsang menekankan bahwa Indonesia dan Italia memiliki kesamaan dalam kecintaan terhadap seni, musik, dan tradisi. Ia menilai kolaborasi budaya memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarbangsa.
“Melalui kolaborasi seperti inilah kita diingatkan bahwa seni memiliki kekuatan luar biasa untuk melampaui bahasa, jarak, dan perbedaan, serta untuk menumbuhkan rasa saling mengenal dan saling memahami yang lebih dalam di antara kedua bangsa,” ujar Duta Besar RI Junimart dalam keterangan yang diterima tvrinews, Selasa, 16 Juni 2026.
Acara tersebut dihadiri sekitar 80 undangan yang terdiri dari kalangan diplomatik, pegiat seni dan budaya, media lokal, serta masyarakat Italia.
Sebelum pertunjukan dimulai, para tamu juga diajak menikmati beragam kuliner khas Indonesia seperti soto ayam, lontong dan daging kambing, mi goreng, martabak telur, serta martabak manis sebagai bagian dari promosi budaya Nusantara.
Melalui penyelenggaraan “Mondo Nusantara”, KBRI Roma berharap dapat semakin memperluas apresiasi masyarakat Italia terhadap warisan budaya Indonesia sekaligus memperkuat hubungan persahabatan kedua negara melalui dialog budaya yang berkelanjutan.










