TVRINews, Jakarta.
Program ART with HEART 2026 kembali digelar dengan membawa semangat inklusivitas melalui tema “KAMI”. Kegiatan ini menghadirkan 70 karya seni dari 38 seniman senior dan seniman difabel untuk membuka akses lebih luas menuju dunia seni profesional dan pasar kreatif. Kegiatan ini berlangsung pada 21–24 Mei 2026 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta.
Kurator pameran “KAMI” ART with HEART, Ina Silas, berharap karya seniman difabel semakin mendapat ruang di galeri hingga ajang seni internasional.
“Seni rupa Indonesia telah mendapatkan banyak apresiasi di berbagai event seni internasional. Saya berharap karya seni rupa seniman berkebutuhan khusus juga bisa mendapatkan apresiasi yang sama dari masyarakat dan pecinta seni, dan semakin banyak karya mereka mengisi ruang-ruang galeri maupun kegiatan art fair. Eksposur yang luas, sebagaimana yang dilaksanakan oleh Panasonic-GOBEL, akan menjadi motivasi bagi seniman difabel untuk terus mengasah dan mengembangkan kemampuan mereka,” tutur Ina Silas, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 21 Mei 2026.
Ina Silas menilai inklusivitas bukan sekadar nilai sosial, melainkan bagian dari pembangunan masyarakat yang setara dan berkelanjutan. Menurut dia, akses dan kepercayaan bagi individu difabel dapat melahirkan karya seni sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas.
Program ART with HEART 2026 juga menghadirkan business matching yang mempertemukan dunia usaha dengan seniman difabel sebagai mitra kreatif profesional. Selain itu, terdapat charity art fair dan charity sale untuk meningkatkan apresiasi publik sekaligus membuka peluang pendapatan bagi para seniman.
Sebagian hasil penjualan karya akan digunakan untuk mendukung kemandirian seniman difabel melalui yayasan terkait.
Perwakilan Panasonic-GOBEL Group, M. Arif Rachmat Gobel, menyampaikan seni dapat menjadi jembatan menuju kemandirian seniman difabel.
“Seni menjadi jembatan menuju kemandirian. Kami ingin menciptakan peluang nyata agar seniman difabel dapat berkembang secara mandiri, termasuk melalui kolaborasi dan akses pasar,” terang M. Arif Rachmat Gobel.
Selain pameran seni, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas kreatif seperti tote bag painting dan social media challenge berhadiah suvenir ART with HEART.
ART with HEART terus berkembang sejak pertama kali digelar. Pada 2023, program ini menghadirkan pameran dan lelang karya seniman difabel bersama seniman ternama. Kemudian pada 2025, ART with HEART menghadirkan kolaborasi karya pada produk elektronik dengan pendampingan seniman senior.
Sebagai bagian dari perjalanan 70 tahun di Indonesia, Panasonic-GOBEL Group menegaskan komitmennya menghadirkan kontribusi sosial selain inovasi teknologi. Melalui ART with HEART, perusahaan ingin menunjukkan inklusivitas dan bisnis dapat berjalan beriringan serta seni mampu menghadirkan perubahan yang bermakna.










