TVRINews, Padang
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya generasi muda meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.
Perkembangan kecerdasan artifisial (AI), digitalisasi, ekonomi hijau, hingga perubahan demografi telah memengaruhi jenis pekerjaan sekaligus cara pekerjaan dilakukan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan keterampilan di pasar kerja turut berubah.
“Dalam menyikapi perubahan tersebut, tidak cukup jika hanya berbekal ijazah. Kita perlu menyiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan, pengalaman kerja, kemampuan beradaptasi, dan memiliki kemauan untuk terus belajar,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, dikutip, Sabtu, 26 September 2026.
Yassierli mengatakan, generasi muda perlu membekali diri melalui peningkatan keterampilan atau reskilling dan upskilling. Upaya tersebut dinilai tidak hanya membantu pekerja menghadapi perubahan pekerjaan, tetapi juga membuka peluang untuk memasuki jenis pekerjaan baru yang muncul akibat perkembangan teknologi.
Menurutnya, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penguatan core skills dan integrated skills. Core skills mencakup kompetensi teknis, sertifikasi, portofolio, serta pengalaman praktik. Sementara integrated skills menekankan kemampuan menggabungkan berbagai kompetensi sesuai kebutuhan pekerjaan.
“Di tengah perkembangan AI, peran manusia dalam kreativitas, empati, integritas, kemampuan mengambil keputusan harus terus diperkuat. Karena itu, kita perlu belajar bekerja bersama teknologi,”jelasnya.
Ia menambahkan, kemampuan beradaptasi perlu dibangun melalui growth mindset, pengalaman, dan ketekunan dalam mengembangkan kompetensi.
Kemnaker juga mendukung pengembangan kompetensi generasi muda melalui Balai Pelatihan Vokasi, Program Pemagangan Nasional, pengembangan talenta, serta sertifikasi kompetensi yang berlandaskan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Dunia kerja akan terus berubah. Karena itu, generasi muda harus memiliki semangat untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan beradaptasi dengan perubahan. Pemerintah hadir untuk memastikan ekosistem pendukungnya tersedia,”tuturnya.










