TVRINews, Jakarta
Bripka Andry Dharma Irawan SAP yang merupakan anggota Brimo Batalyon B Manggala Junction Polda Riau tengah viral di media sosial.
Hal tersebut lantaran, Andry yang curhat dimedia sosial, tak terima dirinya dimutasi.
“Izin, saya Bripka Andry Dharma Irawan SAP sebelumnya berdinas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir. Saya dimutasi Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru,” kutip Caption Instagram @andrydarmairawan07.2
Baca Juga : 6 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi diamankan Polda Bengkulu
Tak hanya itu, dalam postingan tersebut Andry pun menampilkan tangkap layar bukti transferan sejumlah uang diduga ke atasannya, Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau Kompol Petrus Hotiner Simamora.
Pada postingan tersebut, Andry mengaku telah melakukan transfer ke terduga atasannya sebanyak Rp650 juta.
“Sampai bulan Februari 2023 saya sudah mengirimkan sejumlah 650 jutaan ke rekening pribadi Danyon saya,” ujarnya.
Tanggapi hal tersebut, Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim mengatakan, hingga saat ini postingan itu masih dalam pantauan.
“Dalam pantauan,” katanya saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa, 6 Juni 2023.
Yusuf menerangkan, saat ini pihaknya tengah lakukan koordinasi dan komunikasi dengan Polda Riau terkait postingan Andry tersebut.
“Kompolnas melakukan koordinasi dan komunikasi ke Polda Riau guna memastikan adanya informasi yang beredar tersebut. Tentu proses verifikasi dan klarikasi sementara sedang dilakukan,” terangnya.
Yusuf menuturkan, terkait curhatan Andry di Instagram pihaknya tak memiliki wewenang untuk melakukan pemeriksaan.
“Kompolnas tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa, yang dilakukan Kompolnas berkoordinasi dengan pengawas intenal baik Itwasda maupun Propam Polda Riau. Hanya sementara proses saat ini verifikasi dan klarifikasi atas curhatan yg diduga anggota tersebut,” pungkasnya.
Baca Juga : Kunjungan Kehormatan Deputi PM Australia, Wapres Harap Kerja Sama Indo-Pasifik Meningkat










