TVRINews, Jakarta
Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang beredar di media sosial terkait tuduhan adanya pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hal tersebut, diungkapkan langsung oleh Kepala BGN, Nanik S. Deyang.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika pihaknya telah memastikan narasi yang mencatut nama pejabat BGN itu merupakan informasi palsu dan tidak pernah berasal dari pernyataan resmi institusi. Hal ini, ia katakan usai beredarnya pesan di berbagai platform digital yang mengatasnamakan Kepala BGN dan memuat tuduhan mengenai pengelolaan dana program MBG.
Selain itu, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar dalam pesan tersebut.
“Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan,” ujar Nanik di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.
Menurutnya, penyebaran informasi yang mencatut nama pejabat publik kerap digunakan untuk membangun opini tertentu dan memicu polemik di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di ruang digital.
“Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah memercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya.
BGN menegaskan seluruh informasi resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi yang telah ditetapkan, seperti keterangan pers, situs resmi, dan akun media sosial terverifikasi. Informasi yang beredar di luar saluran tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya dan tidak mewakili sikap resmi lembaga.
Lebih lanjut, BGN mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas ruang digital dengan mengutamakan verifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi kepada pihak lain.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah,” tutur Nanik.
BGN berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi untuk mendapatkan informasi yang akurat terkait program-program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.










