TVRINews, Bogor
Presiden RI Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap masa depan sepak bola nasional. Dalam pertemuan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia John Herdman di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6), Prabowo menekankan pentingnya pembenahan kompetisi domestik untuk melahirkan Timnas yang mampu bersaing di level dunia.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mempersiapkan Timnas Indonesia menuju target besar tampil di Piala Dunia pada masa mendatang.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembahasan dilakukan di tengah berlangsungnya Piala Dunia yang saat ini telah berjalan lebih dari sepekan.
“Sebagaimana yang kita ketahui, kan kebetulan ini sudah jalan hampir satu minggu lebih ya, pesta Piala Dunia empat tahunan. Tadinya memang kita betul-betul berharap Timnas kita bisa lolos tahun ini, namun sementara masih belum,” ujar Prasetyo, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurut Prasetyo, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola tetap tinggi. Warga di berbagai daerah masih menikmati kemeriahan Piala Dunia melalui kegiatan nonton bareng.
Ia mengajak masyarakat terus memberikan dukungan dan doa bagi Timnas Indonesia.
“Kalau boleh berpesan, tentunya mari kita seluruh rakyat Indonesia setiap menikmati pertandingan sambil berdoa dan berharap dan apa namanya, menumbuhkan keyakinan bahwa suatu saat nanti timnas Indonesia harus bisa berlaga di Piala Dunia,” katanya.
Prasetyo menjelaskan Presiden Prabowo memberi perhatian serius terhadap persiapan jangka panjang Timnas Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, berbagai rencana penguatan tim dan agenda internasional mendatang turut dibahas.
“Tentunya kan, kalau kita memiliki keinginan lolos ke Piala Dunia tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan jauh lebih matang,” tegasnya.
Selain penguatan skuad, pemerintah dan PSSI juga menyoroti pentingnya persiapan menghadapi agenda internasional, termasuk FIFA Series 2027. Pembenahan kompetisi nasional dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat fondasi sepak bola Indonesia.
“Mungkin beberapa event-event seperti FIFA Series yang akan berlangsung tahun depan itu juga perlu kita persiapkan dari sekarang. Termasuk, kalau dalam kapasitas beliau (Erick) sebagai Ketua Umum PSSI tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, yang tangguh, yang penuh semangat untuk bisa mewujudkan seluruh mimpi rakyat Indonesia, Timnas lolos ke Piala Dunia,” ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku antusias dan merasa terhormat dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Ia menegaskan target membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
“Sangat antusias, suatu kehormatan buat saya. Kami berharap dapat membawa tim ini ke World Cup pada tahun 2030. Dan kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang,” katanya.
Herdman menilai dukungan Presiden Prabowo menjadi motivasi penting bagi para pemain Timnas Indonesia dalam mengejar target besar tersebut.
“Saya pikir kepemimpinannya dan passion-nya untuk Indonesia adalah penting bagi para pemain kita untuk mengetahui bahwa kita memiliki pemimpin kita di belakang kita,” ucapnya.










