TVRINews, Semarang
Sedikitnya 2.500 bibit mangrove ditanam di wilayah pesisir Semarang pada 12 Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan ini menjadi tahap awal program rehabilitasi ekosistem pesisir yang akan dilanjutkan di sejumlah lokasi lain.
Program tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Tani Mangrove setempat sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir, meningkatkan serapan karbon, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat lokal.
Selain mendukung rehabilitasi kawasan pesisir, kegiatan ini juga sejalan dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim, SDG 14 mengenai ekosistem lautan, dan SDG 15 terkait ekosistem daratan. Deputy Managing Director PT Santos Jaya Abadi, Vincent, mengatakan penanaman mangrove merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Keberlanjutan bukan hanya menjadi bagian dari strategi bisnis kami, tetapi juga merupakan tanggung jawab yang kami emban terhadap generasi mendatang. Melalui program penanaman mangrove ini, Kapal Api Group melalui PT Santos Jaya Abadi ingin berkontribusi secara nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, meningkatkan serapan karbon, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan masyarakat lokal. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut mengambil bagian dalam upaya pelestarian alam,” ujar Vincent, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 19 Juni 2026.
Program penanaman mangrove tidak berhenti pada proses penanaman. PT Santos Jaya Abadi juga menyiapkan pemantauan dan evaluasi berkala untuk mengukur tingkat keberhasilan pertumbuhan mangrove yang telah ditanam.
Pemantauan tersebut dilakukan guna mengetahui kontribusi program terhadap peningkatan serapan karbon serta pengurangan dampak lingkungan. Melalui langkah berkelanjutan ini, program diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat sekitar, dan generasi mendatang.










