TVRINews, Nusantara
SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menyambut tahun ajaran baru. Kedatangan puluhan pamong SMA TN IKN menjadi tanda sekolah akan segera diisi oleh siswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Di lingkungan sekolah, istilah pamong digunakan untuk menyebut tenaga pendidik, pengasuh, dan personel pendukung yang berperan dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter, serta operasional sekolah berasrama.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, mengatakan kedatangan para pamong menjadi tahapan penting jelang aktivitas pendidikan.
Rudi menambahkan, para pamong administrasi merupakan personel yang bertugas mendukung operasional sekolah, sedangkan pamong pengajar dan pengasuh bertanggung jawab pada proses pembelajaran dan pembinaan siswa.
“Pamong administrasi sudah tiba di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni, saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada di IKN,” ujarnya dalam rilis yang diterima tvrinews.com.
Diketahui saat ini SMA Taruna Nusantara IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi.
Selain kesiapan pamong, SMA Taruna Nusantara IKN juga tengah bersiap menyambut kehadiran 477 siswa yang akan menempuh pendidikan pada tahun ajaran baru.
Dimana sebanyak 237 siswa yang akan naik ke kelas XI dijadwalkan tiba pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama yang selama ini menjalani pendidikan di kampus Magelang selama kampus IKN dalam tahap pembangunan.
Sementara itu, sebanyak 240 siswa baru kelas X akan terlebih dahulu mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan. Setelahnya, mereka direncanakan bergabung pada awal Oktober 2026.
Sebagai sekolah berasrama yang menerapkan sistem beasiswa penuh, SMA Taruna Nusantara terus menjadi salah satu sekolah yang diminati pelajar dari seluruh Indonesia. Seluruh siswa yang diterima mendapatkan fasilitas pendidikan dan pembinaan tanpa dipungut biaya sehingga proses seleksi dilakukan secara ketat untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa dari seluruh provinsi.
“Tujuan jangka panjang SMA Taruna Nusantara adalah mencetak calon-calon pemimpin bangsa terutama dalam menghadapi Indonesia Emas pada tahun 2045. Karena itu kami menjaring siswa terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia untuk dididik bersama,” lanjut Rudi.
Sementara itu, Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa kehadiran SMA Taruna Nusantara di IKN merupakan bentuk kepercayaan yang sangat tinggi dari salah satu institusi pendidikan unggulan nasional untuk menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan berkualitas di Nusantara.
“Keberadaan SMA Taruna Nusantara sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik,” ujar Troy.
Kehadiran SMA Taruna Nusantara di IKN juga diharapkan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut akan semakin memperkuat posisi IKN sebagai kota yang unggul di bidang pendidikan, sekaligus mendorong pengembangan sektor-sektor strategis lainnya.










