TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memuji komitmen dan kerja keras Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Apresiasi tersebut diberikan setelah seluruh persyaratan administratif dan ketersediaan lahan dinyatakan lengkap, sehingga proses pembangunan dapat segera memasuki tahap lelang oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
"Alhamdulillah, berdasarkan laporan Sekber, usulan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu proses berikutnya, yaitu lelang, kemudian pembangunan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum," kata Agus Jabo dalam keterangannya pada Rabu 22 Juli 2026.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyambut gembira kepastian tersebut setelah sebelumnya memaparkan perkembangan terbaru terkait usulan pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya.
Wamensos Agus Jabo menekankan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu sekaligus memutus rantai kemiskinan. Oleh karena itu, keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi standar administratif sangat diapresiasi.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Erwin selaku Bupati Parigi Moutong. Beliau berjuang luar biasa dan saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya karena tidak lelah datang ke Kementerian Sosial dalam rangka melengkapi dokumen-dokumen pembangunan Sekolah Rakyat," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Maybrat Karel Murafer turut menyerahkan dokumen usulan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di wilayahnya secara resmi kepada Kementerian Sosial. Karel berharap langkah ini dapat segera ditindaklanjuti demi meningkatkan mutu serta akses pendidikan anak-anak di Kabupaten Maybrat.
"Hari ini saya menyerahkan dokumen Sekolah Rakyat Kabupaten Maybrat secara resmi. Harapan kami pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan masyarakat sehingga Sekolah Rakyat dapat segera dibangun. Anak-anak Indonesia adalah masa depan menuju Generasi Emas 2045," kata Karel.
Menanggapi hal itu, Agus Jabo menyambut positif inisiatif Pemkab Maybrat. Ia menyuarakan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan anak-anak kurang mampu di seluruh pelosok tanah air mendapatkan hak pendidikan yang layak.
"Kita sebagai negara harus menjemput, mendampingi, dan mengantarkan mereka untuk mewujudkan cita-citanya. Semua anak Indonesia harus sekolah, tidak pandang bulu. Yang miskin menjadi tugas negara untuk menyekolahkan mereka," tegasnya.










