TVRINews, Jakarta
Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Francisco de la Torre Galindo, menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar soal menang atau kalah. Di balik rivalitas di lapangan, terdapat nilai persahabatan yang justru harus dijaga antarnegera.
Hal itu disampaikan Francisco usai mengikuti acara nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Korea Selatan di Media Center TVRI, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
Meski Meksiko berhasil meraih kemenangan atas Korea Selatan, Francisco menilai hasil pertandingan tidak boleh mengalahkan makna hubungan baik yang telah terjalin di antara kedua negara.
"Perasaan pertama yang saya rasakan selain rasa bangga adalah persahabatan. Persahabatan adalah perasaan yang tahan lama, dan persahabatan yang dimiliki Korea dan Meksiko melampaui sebuah pertandingan. Jadi kami senang siapa pun bisa menang. Kami memenangkan pertandingan ini, kami senang, tapi sekali lagi, persahabatan lebih penting daripada pertandingan apa pun," ujar Francisco kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat lintas negara. Turnamen sebesar Piala Dunia tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga ruang perjumpaan budaya, pertukaran nilai, dan penguatan hubungan diplomatik.
Kemudian, Francisco juga menyampaikan kebanggaannya atas status Meksiko sebagai negara pertama yang tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia. Baginya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan wajah terbaik Meksiko kepada dunia.
"Itu artinya kami bisa menunjukkan yang terbaik dari kami, rakyat kami, berbagi keramahtamahan, budaya, makanan kami kepada dunia, dan kami bangga akan hal itu," ucapnya.
Dubes Meksiko itu turut mengenang pengalamannya saat menyaksikan langsung Piala Dunia 1986 ketika masih berusia 12 tahun. Ia menyebut ajang tersebut sebagai pesta rakyat yang dirasakan seluruh masyarakat, tidak hanya para penonton di stadion.
"Di stadion Anda hanya bisa menampung 100 ribu orang, tetapi pesta ada di jalanan dan semua orang menikmati menjadi tuan rumah Piala Dunia," imbuhnya.










