TVRINews, Nusa Tenggara Timur
Momen peresmian revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai kisah haru seorang siswa yang menyampaikan langsung rasa terima kasih kepada Presiden atas perubahan besar di sekolahnya.
Seorang siswi SMAN 3 Kalabahi, Kabupaten Alor, Verona Keren Balol, membacakan surat berisi ungkapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dalam acara peresmian revitalisasi sekolah di Kupang, Selasa, 5 Mei 2026.
Verona mengaku surat tersebut ditulis secara spontan setelah merasakan langsung perubahan signifikan di sekolahnya.
“Saya menulis dari hati setelah melihat sekolah kami berubah. Dulu kami belajar dengan kondisi sangat terbatas, sekarang sudah jauh lebih layak. Terima kasih atas bantuan ini,” kata Verona dalam keterangan tertulis, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menggambarkan, sebelum adanya program revitalisasi, proses belajar mengajar berlangsung dalam kondisi yang minim fasilitas. Kini, sekolahnya telah memiliki ruang kelas yang lebih aman dan nyaman, lengkap dengan sarana belajar yang memadai.
“Mimpi kami akhirnya terwujud. Semua serba baru, mulai dari ruang kelas hingga perabotan. Ini memberi kami semangat baru untuk meraih cita-cita,” lanjutnya.
Kepala SMAN 3 Kalabahi, Leti Waang, menjelaskan bahwa kisah Verona sempat viral di media sosial setelah video ucapan terima kasih diunggah oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT.
“Awalnya hanya video sederhana, lalu menyebar luas dan akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujar Leti.
Menurut Leti, sekolahnya menerima bantuan revitalisasi lebih dari Rp1 miliar yang digunakan untuk membangun dua ruang kelas baru, satu laboratorium komputer, serta fasilitas sanitasi.
Ia menambahkan, program revitalisasi tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mendorong tata kelola yang lebih transparan dan partisipatif.
“Seluruh proses dilakukan secara daring, sehingga lebih akuntabel. Selain itu, masyarakat dan jemaat gereja juga ikut terlibat dalam pembangunan,” jelasnya.
Menteri Abdul Mu’ti mengapresiasi cara Verona menyampaikan rasa terima kasih melalui karya tulis yang menyentuh.
“Ekspresi seperti ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal ilmu, tetapi juga membentuk kepekaan dan karakter,”ungkap Mu’ti.
Program revitalisasi pendidikan di NTT diharapkan terus meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih layak bagi siswa di daerah terpencil.










