TVRINews, Makassar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Pajjaiang, Sudiang Raya, Kota Makassar, Selasa 15 September 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau operasional serta kualitas bangunan permanen SRT 3 Sulsel beserta berbagai fasilitas pendukungnya yang menunjang kegiatan belajar mengajar dan asrama para siswa. Bangunan ini sendiri telah digunakan untuk proses pembelajaran serta penginapan siswa sejak Rabu 15 Juli 2026 lalu.
Setibanya di lokasi, Mensos Gus Ipul, Wamensos Agus Jabo, dan rombongan langsung mengelilingi kawasan sekolah seluas 7,6 hektare tersebut menggunakan mobil golf hingga berjalan kaki. Peninjauan dimulai dari area dapur untuk memastikan kesiapan peralatan dan fasilitas pemenuhan kebutuhan makan para siswa, lalu dilanjutkan ke ruang makan, guest house, aula, amphitheater, serta fasilitas pendukung lainnya.
Di sela-sela peninjauan, Gus Ipul mengingatkan pengelola sekolah agar menjaga kebersihan dan memastikan seluruh fasilitas dirawat serta dimanfaatkan sebaik mungkin demi kenyamanan belajar dan pengasuhan siswa.
”Tolong dijaga kebersihannya,” pesan Gus Ipul kepada Kepala SRT 3 Provinsi Sulawesi Selatan Widya Wati dan jajarannya.
Untuk diketahui, SRT 3 Provinsi Sulsel saat ini menampung 417 siswa yang terdiri dari 29 siswa jenjang SD, 123 siswa SMP, dan 265 siswa SMA dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel. Kawasan ini dilengkapi dengan fasilitas terintegrasi mulai dari gedung sekolah, asrama siswa, rusun guru, gedung serbaguna, masjid, kantin, guest house, dapur, ruang makan, lapangan upacara, lapangan basket, hingga lapangan mini soccer.
Selain SRT 3, terdapat delapan Sekolah Rakyat permanen lainnya di Sulawesi Selatan yang tersebar di sejumlah daerah. Program prioritas Presiden Prabowo ini hadir untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
“Atas nama Pemprov Sulsel saya ucapkan banyak terimakasih ke presiden, menteri sosial dan Wamensos yang memberikan perhatian, memberikan Sulsel pembangunan Sekolah terbanyak di Indonesia timur,” ujarnya saat penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) lahan Sekolah Rakyat di Baruga Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Andi Sudirman menegaskan komitmen Pemprov Sulsel dalam mendukung penuh program prioritas tersebut dengan menyediakan lahan strategis bernilai tinggi.
“Ini tanah kelas 1 nilainya tidak main-main Rp95 miliar tanah yang kami berikan dan juga kelas 1 bangunannya, Rp250 miliar dan miliaran rupiah per tahun untuk membiayai. Ada 9 sekolah rakyat yang sudah dibangun (di Sulsel) kali Rp250 miliar kurang lebih Rp2 triliun, lebih banyak dari belanja infrastruktur saya setahun, terimakasih banyak,” ucapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Sulsel, para bupati dan wali kota, Kadis Sosial kabupaten/kota se-Sulsel, Tagana, pendamping PKH, OPD Sulsel, operator data SIKS-NG, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Sosial, serta jajaran pejabat eselon I dan II Kementerian Sosial.










