
Foto: dok. TVRINews
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Momen mudik Lebaran selalu menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia. Namun tingginya mobilitas sering memicu kemacetan, terutama di jalur tol utama. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah akan terjadi pada 18 Maret 2026.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerapkan program diskon tarif tol sebesar 30 persen di sejumlah ruas strategis.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan kebijakan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga sebagai strategi rekayasa lalu lintas agar perjalanan lebih merata.
“Diskon tarif tol sebesar 30 persen ini bertujuan untuk menghindari penumpukan berlebih di hari H. Kami berharap pemudik berangkat dan kembali lebih awal dari waktu prakiraan puncak arus mudik,” ujar Dody, dikutip Rabu, 4 Maret 2026.
Potongan tarif tol ini berlaku selama empat hari yang terbagi dalam dua periode, yakni:
- Arus mudik: 15–16 Maret 2026
- Arus balik: 26–27 Maret 2026
Diskon diberikan untuk semua golongan kendaraan yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan sistem transaksi barrier gate to barrier gate.
Meski demikian, pengguna jalan tol diingatkan untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi. Diskon otomatis tidak berlaku jika transaksi di gerbang tol gagal akibat saldo tidak mencukupi atau kartu tidak terbaca.
Selain diskon utama 30 persen, pemerintah juga menerapkan skema harga dinamis di beberapa ruas tol.
Pada Tol Becakayu, diskon tarif berkisar antara 10 hingga 20 persen yang berlaku sampai 31 Maret 2026. Sementara itu, Tol Cibitung–Cilincing memberikan potongan tarif antara 12 hingga 44 persen khusus kendaraan berat golongan II hingga V hingga 30 April 2026.
Menurut Dody, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan jalan tol sehingga kepadatan di jalan nasional bisa berkurang.
“Dengan adanya insentif tarif ini, kami berharap distribusi kendaraan lebih merata dan perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar,” katanya.
Daftar Ruas Tol yang Mendapat Diskon
Program diskon ini mencakup ruas tol di wilayah Jabodetabek, Trans Jawa, non-Trans Jawa, dan Trans Sumatra.
Koridor Trans Jawa dan sekitarnya antara lain:
- Tangerang–Merak
- Jakarta–Cikampek
- Japek Elevated (MBZ)
- Cikampek–Palimanan
- Palimanan–Kanci
- Kanci–Pejagan
- Pejagan–Pemalang
- Pemalang–Batang
- Batang–Semarang
- Semarang ABC
- Cipularang
- Padaleunyi
- Cisumdawu
- Cimanggis–Cibitung
- Kelapa Gading–Pulogebang
- Krian–Legundi–Bunder
Koridor Trans Sumatra meliputi:
- Bakauheni–Terbanggi Besar
- Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung
- Kayuagung–Palembang (diskon kombinasi 10 persen + 30 persen pada periode tertentu)
- Indralaya–Prabumulih
- Pekanbaru–Dumai
- Pekanbaru–Bangkinang–Koto Kampar
- Belawan–Medan–Tanjung Morawa
- Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi
- Indrapura–Kisaran
- Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat
- Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6
Imbauan bagi Pemudik
Pemerintah mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak dini dan menghindari keberangkatan pada 18 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik.
Dengan memanfaatkan periode diskon serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi, pemudik diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar, aman, dan hemat selama momentum Lebaran 2026.
Editor: Redaktur TVRINews
