TVRINews, Tapanuli Utara
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) senilai Rp2,7 miliar untuk masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Bantuan tersebut difokuskan pada penguatan sektor pertanian dan pengembangan destinasi wisata unggulan.
Lamhot mengatakan bantuan ini diharapkan mampu mendorong dua sektor utama perekonomian Taput agar tumbuh seimbang.
“Ketika pertanian maju dan pariwisata tumbuh, ekonomi rakyat ikut bergerak. Bantuan ini bukan hanya tentang alat, tapi tentang bagaimana masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujar Lamhot di kawasan wisata religi Salib Kasih, Siatas Barita, Rabu, 12 November 2025.
Bantuan untuk sektor pertanian disalurkan ke empat kecamatan, meliputi traktor roda empat di Kecamatan Garoga senilai Rp500 juta, mesin panen padi di Kecamatan Pahae Jae Rp500 juta, penggiling padi di Kecamatan Purba Tua Rp80 juta, dan handtraktor di Kecamatan Pahae Jae Rp200 juta.
Sementara untuk pariwisata, BRI memberikan Rp1 miliar untuk pengembangan kawasan wisata religi Salib Kasih dan Rp500 juta untuk penataan wisata Huta Ginjang.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas pengunjung, menata area sekitar, serta membangun sarana wisata dan jalur pedestrian.
Lamhot menilai mekanisasi pertanian dan perbaikan infrastruktur wisata akan memberi dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan peralatan yang lebih baik, petani bisa bekerja lebih efisien. Kalau produktivitas naik, kesejahteraan petani juga meningkat,” kata Lamhot
Ia menambahkan, CSR tidak boleh berhenti di seremoni penyerahan bantuan.
“Yang penting adalah keberlanjutan. Program ini harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” ucap Lamhot
Perwakilan BRI Cabang Tarutung, Bonar FS Gultom, menyebut program CSR ini bagian dari komitmen BRI untuk mendukung sektor riil di daerah.
“BRI hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan ekonomi,” tutur Lamhot.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) mengapresiasi dukungan BRI dan Lamhot Sinaga terhadap penguatan potensi lokal.
“Pertanian dan pariwisata adalah dua kekuatan utama ekonomi Taput. Dukungan seperti ini mempercepat pembangunan berbasis potensi daerah,” kata JTP.
Lamhot menegaskan dirinya akan terus mendorong kolaborasi antara DPR, BUMN, dan masyarakat untuk memperkuat ekonomi rakyat.
“Pembangunan harus dimulai dari bawah, dari petani, dan dari desa. Ketika rakyat kuat, ekonomi bangsa ikut kokoh,” tutupnya.










