TVRINews, Banjarmasin
Tim SAR kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Minggu, 27 September 2026. Kedua korban ditemukan secara terpisah di perairan Kuala Jelai dan Sungai Bundung, Kecamatan Jelai.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, kedua korban selanjutnya dibawa dari Sampit menuju Palangkaraya untuk menjalani proses evakuasi lanjutan.
"Hari ini terevakuasi dua korban lagi dari Sukamara, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah," kata Putu dalam konferensi persnya, Minggu, 27 September 2026.
"Korban saat ini sedang dalam perjalanan dari Sampit menuju ke Palangkaraya," lanjutnya.
Putu mengatakan, kedua korban direncanakan dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter Basarnas pada Senin, 28 September 2026. Namun, pelaksanaan evakuasi masih mempertimbangkan kondisi dan kelayakan Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya.
"Rencana besok akan kita evakuasi dengan menggunakan evakuasi melalui udara, dengan menggunakan heli Basarnas. Mudah-mudahan feasibility nanti di Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya itu cukup baik," tambahnya.
Sementara itu, operasi SAR di lokasi kejadian tidak menemukan korban tambahan. Tim SAR juga melakukan pemulihan kondisi kesehatan para penyelam yang telah menjalankan operasi pencarian selama 13 hari.
Putu mengatakan para penyelam menjalankan operasi secara intensif dengan rata-rata empat sorti penyelaman dalam sehari. Bahkan, sebagian personel melakukan penyelaman hingga dua kali dalam satu hari.
Menurut dia, intensitas penyelaman tersebut dapat memengaruhi kebugaran dan kondisi kesehatan personel. Karena itu, terapi oksigen melalui chamber dilakukan sebagai bagian dari pemulihan.










