TVRINews – Banda Aceh
Empat belas siswa SMA 10 Fajar Harapan berhasil menembus perguruan tinggi papan atas global melalui pendampingan intensif.
Inisiatif pendidikan di Serambi Mekkah mulai membuahkan hasil signifikan dalam peta persaingan akademik global.
Melalui Program Sekolah Garuda Transformasi, SMA 10 Fajar Harapan mencatat lonjakan drastis jumlah lulusan yang diterima di deretan universitas terbaik dunia.
Jika sebelumnya hanya satu siswa yang mampu menembus Top 100 World University, kini tercatat 14 siswa berhasil mengamankan kursi di berbagai institusi pendidikan bergengsi internasional.
Keberhasilan ini tidak lepas dari intervensi kurikulum yang melampaui aspek akademik konvensional, mencakup penguatan portofolio hingga persiapan seleksi internasional yang ketat.
Salah satu pencapaian menonjol datang dari Fathina Almahira Sakhi. Setelah mengikuti pendampingan intensif yang dimulai sejak November 2025, ia berhasil memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari delapan perguruan tinggi terbaik dunia sekaligus.
"Saya merasakan bagaimana rasanya benar-benar dipersiapkan untuk kuliah di luar negeri," ujar Fathina seperti di kutip oleh @bakom.ri, menekankan pentingnya pengalaman baru yang ia dapatkan selama mengikuti program tersebut.
Hal senada diungkapkan oleh M. Kafka, siswa lainnya yang berhasil memenuhi kualifikasi internasional.
Ia menyebutkan bahwa proses persiapan tersebut melibatkan kolaborasi erat antara pengajar dan mentor untuk menghadapi berbagai tantangan teknis maupun mental.
"Alhamdulillah, kami bisa mencapai prasyarat yang diperlukan," tutur Kafka, merefleksikan keberhasilannya melewati proses seleksi yang kompetitif.
Keberhasilan program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Aceh. Dinas Pendidikan setempat bahkan telah menerbitkan surat keputusan terkait percepatan pembangunan SMA Garuda di wilayah Aceh Utara untuk mereplikasi kesuksesan serupa.
Program ini dirancang untuk tidak hanya mencetak prestasi di atas kertas, tetapi juga membekali generasi muda dengan akses informasi kampus luar negeri dan profil yang kompetitif. Fokus utama ke depan adalah melahirkan lebih banyak talenta lokal yang mampu bersaing di tingkat global dan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah di masa depan.










