TVRINews, Jakarta
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyampaikan Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan tema tersebut merupakan pernyataan tegas bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia.
"Tahun ini kita mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia," kata Yudian dalam konferensi persnya, Jumat, 29 Mei 2026.
Ia menambahkan, logo yang digunakan dalam peringatan tahun ini adalah lambang negara, yakni Garuda Pancasila, sebagai simbol pemersatu bangsa sekaligus representasi nilai-nilai dasar negara.
Sementara Sekretaris Dewan Pengarah BPIP, Mayjend TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Wisnu, sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa.
"Ketuhanan itu artinya kita tentu percaya, iman takwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Lalu dasarnya itu tentu kita akan menghormati sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab," ucapnya.
Ia melanjutkan, sila ketiga tentang Persatuan Indonesia harus terus dijaga sebagai kekuatan utama bangsa.
"Ingat lagu Indonesia Raya. Stanza pertama, mari kita berseru, Indonesia bersatu. Stanza kedua, mari kita berdoa, Indonesia bahagia. Stanza ketiga, mari kita berjanji, Indonesia tetap abadi," jelasnya.
Wisnu juga menekankan pentingnya implementasi sila keempat, yakni kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Menurutnya, musyawarah dan mufakat harus menjadi nafas dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.
Adapun sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, menurut Wisnu harus diwujudkan melalui semangat berbagi dan memastikan seluruh sumber daya bangsa digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
Ia menambahkan, nilai-nilai Pancasila juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penguatan demokrasi.
"Kita tahu bahwa Asta Cita, Bapak Presiden, yang pertama juga Pancasila dan demokrasi. Ini kita juga ayo bersama-sama, mari kita bumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan, sekali lagi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pungkasnya.










