TVRINews, Mekkah
Setelah melakukan peninjauan untuk memastikan kesiapan pelayanan dan fasilitas jamaah haji Indonesia di Kota Makkah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melanjutkan kegiatannya di Kota Madinah, Arab Saudi.
Setibanya di Madinah, Muhadjir melakukan peninjauan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah. Di sana, dia melihat proses pelayanan kesehatan oleh para petugas, dan berinteraksi dengan beberapa orang jamaah haji Indonesia yang sudah sepuh yang tengah diperiksa kesehatannya.
Muhadjir mengatakan kebanyakan para jamaah haji sepuh yang tengah diperiksa kesehatannya itu karena memaksakan diri untuk menjalankan seluruh rangkaian haji, sehingga mengalami gangguan kesehatan dan kelelahan.
Baca Juga; Pemda Majene Berangkatkan 241Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci
"Pesan saya kepada mereka yang berusia lanjut supaya menjaga diri kesehatannya sebaik-baiknya. Kalau ada penyakit komorbid segera melapor kepada petugas kesehatan setempat. Kalau ada terasa gangguan kesehatan segera melapor kepada ketua rombongan, supaya ketua rombongan bisa meneruskan kepada petugas yang bertanggung jawab. Mudah-mudahan semua bisa menjalankan ibadah dengan baik," kata Muhadjir, di Madinah, dikutip Senin, 5 Juni 2023.
Selain mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia, Menko PMK juga mengunjungi pemondokan jamaah haji Indonesia di Madinah, yakni di Taiba Front Hotel yang berada tidak jauh dari Masjid Nabawi.
Muhadjir berbincang dan berinteraksi dengan jamaah haji Indonesia. Salah seorang jamaah haji Indonesia berusia lanjut, yaitu Rustam (98 tahun), menyampaikan terkait makanan yang disediakan oleh para petugas.
Anggota jamaah haji sepuh asal Blitar itu menyampaikan bahwa dia menikmati makanan yang disajikan oleh petugas haji Indonesia di Kota Madinah. Jamaah Indonesia mendapat jatah makan tiga kali sehari selama berada di Kota Madinah.
Rustam merupakan anggota jamaah tertua dari Kloter Madiun, tetapi tubuhnya masih bugar dan sehat. Menurut anggota jamaah yang lain, Rustam bahkan selalu naik tangga menuju ke kamarnya yang berada di lantai 9, tidak menggunakan lift.
"Masya Allah. Sehat terus ya Pak. Semoga menjadi haji mabrur," kata Muhadjir setelah mendengar cerita dan kebiasaan Rustam.
Muhadjir meminta Rustam dan anggota jamaah haji yang berusia lanjut untuk terus menjaga kesehatannya. Dia berpesan supaya jamaah haji usia lanjut tidak memforsir (memaksakan) diri untuk melaksanakan ibadah-ibadah sunah selama berada di Tanah Suci.
Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PJ Gubernur Tekankan Kebersamaan Atasi Polusi Plastik di Sulbar
"Banyak-banyak istirahat ya pak, bu. Jangan banyak memaksakan yang sunah. Haji itu yang penting di Arafah. Semoga semuanya menjadi haji mabrur," pesan Muhadjir kepada jamaah haji Indonesia.
Sebagai informasi, pada 7 Mei 2023, Indonesia menerima tambahan quota 8000 jemaah haji, sehingga total Jemaah Haji Indonesia pada 2023 berjumlah 229.000 jemaah, yang diberangkatkan melalui 13 Bandar Udara Embarkasi Haji.
Pelaksanaan ibadah haji telah dimulai sejak kloter pertama diberangkatkan pada 24 Mei 2023 lalu. Secara bertahap jamaah haji dijadwalkan akan berangkat ke Arab Saudi hingga 22 Juni 2023 mendatang.










