TVRINews, Jakarta
Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat serta perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan pembaruan informasi prakiraan cuaca seiring adanya kombinasi dinamika atmosfer yang memicu potensi cuaca signifikan di berbagai wilayah tanah air.
Prakirawan BMKG, Miftah Ali, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di beberapa daerah.
“Perlu ditingkatkan kewaspadaan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah dan kota-kota besar lainnya,” ujar Miftah dalam keterangannya melalui unggahan kanal Youtube BMKG, Kamis, 3 September 2026.
Wilayah Indonesia Bagian Barat
Berdasarkan prakiraan cuaca untuk bagian barat Indonesia, potensi hujan petir diwaspadai terjadi di wilayah Tanjung Selor.
Sementara itu, potensi hujan ringan terpantau di Banda Aceh, Medan, dan Bengkulu. Kondisi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal mendominasi wilayah Tanjungpinang, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Pulau Jawa, dan Samarinda.
Selain itu, potensi udara kabur terdeteksi di Pekanbaru, Bandar Lampung, Pontianak, dan Palangkaraya, serta potensi asap atau kabut di Banjarmasin.
Wilayah Indonesia Bagian Timur
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, potensi hujan ringan perlu diwaspadai di Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya.
Cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan meliputi Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, dan Merauke.
Di samping itu, potensi udara kabur terpantau di Manokwari, sedangkan potensi asap atau kabut dijumpai di wilayah Nabire.
BMKG mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap dinamika cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Untuk informasi prakiraan cuaca yang lebih akurat dan pembaruan terkini, masyarakat dapat mengakses laman resmi bmkg.go.id atau memantau media sosial resmi BMKG di akun @infobmkg.









