TVRINews, Jakarta
Indonesia dan Arab Saudi sepakat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pembangunan manusia dan mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno dengan Menteri Pendidikan Kerajaan Arab Saudi, Yousef Abdullah Al-Benyan beserta jajaran di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
Pratikno mengatakan, pertemuan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut komitmen kerja sama Indonesia dan Arab Saudi yang telah dilembagakan melalui pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) Indonesia-Arab Saudi.
Dalam kerangka DKT tersebut, Kemenko PMK berperan sebagai Ketua Komite Sosial dan Budaya yang mengoordinasikan berbagai inisiatif kerja sama lintas kementerian.
"Kunjungan ini merupakan wujud hubungan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Melalui kerangka kerja sama yang ada, kami terus memperkuat komitmen untuk memajukan pembangunan manusia dan kebudayaan, dalam sinergi dan harmoni," ujar Pratikno dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 2 September 2026.
Menurut Pratikno, penguatan kerja sama juga perlu dilakukan melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan atau knowledge exchange. Kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang yang berada dalam koordinasi Kemenko PMK, seperti keluarga, pendidikan, kesehatan, pembangunan karakter bangsa hingga kebencanaan.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Arab Saudi Yousef Abdullah Al-Benyan mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam memperkuat kerja sama pendidikan.
Ia menyebut penguatan pendidikan tersebut sejalan dengan visi Arab Saudi melalui Saudi Vision 2030. Menurutnya, kecakapan atau skill dan karakter menjadi fondasi penting dalam kebijakan pendidikan di Arab Saudi.
Kedua hal tersebut dinilai memiliki keselarasan dengan semangat pembangunan pendidikan di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Arab Saudi juga menyepakati sejumlah bentuk kerja sama konkret di sektor pendidikan.
Kerja sama itu antara lain mencakup program beasiswa, Research and Development (R&D), serta pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat menggelar lokakarya strategis untuk mempertajam implementasi berbagai bentuk kerja sama tersebut dalam waktu dekat.
Kemenko PMK selanjutnya akan mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan kesepakatan Indonesia dan Arab Saudi dapat diwujudkan secara konkret dan optimal.









