TVRINews, Jakarta
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengenalkan sederet atraksi wisata premium dan berkualitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepada empat agen perjalanan asal Singapura. Langkah melalui kegiatan familiarization trip (famtrip) ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2026.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menyampaikan, agenda ini merupakan wujud nyata Kemenpar dalam menghadirkan konsep pariwisata bernilai tinggi (high-value tourism) di Indonesia.

Menurut Made, pasar wisatawan Singapura saat ini menunjukkan tren peningkatan minat terhadap aktivitas wisata kebugaran (wellness) serta penjelajahan kuliner lokal (gastronomy). Yogyakarta dinilai memiliki keunggulan komparatif yang sangat kuat pada kedua bidang tersebut, mulai dari tradisi kebugaran berbasis kearifan lokal hingga kekayaan kuliner khas Nusantara.
Oleh sebab itu, program famtrip ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung bagi para peracik paket wisata asal Singapura. Harapannya, mereka dapat menyusun dan memasarkan paket wisata Yogyakarta yang menarik bagi masyarakat di negara tetangga tersebut.

"Melalui famtrip ini, kami membantu para agen perjalanan Singapura meracik paket wisata berkualitas yang sesuai dengan minat pasar mereka, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat regional," ujar Made dalam keterangannya dikutip, Jumat 16 Oktober 2026.
Selama lima hari mulai 28 September hingga 2 Oktober 2026, para peserta famtrip diajak menjelajahi destinasi kelas dunia lewat agenda premium. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi relaksasi wellness khas di Garrya Bianti, dilanjutkan dengan momen menikmati pemandangan matahari terbit berlatar Candi Borobudur di Dagi Abhinaya.
Petualangan dilanjutkan dengan eksplorasi wisata gastronomi di Dagi Abhinaya dan Omah Kecebong, serta jamuan makan malam istimewa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) di Mediterranea Restaurant by Kamil.

Seluruh rangkaian famtrip ditutup dengan sesi Table Top di Hotel Tentrem, yang membuka ruang kerja sama bisnis secara langsung antara agen travel Singapura dan para pelaku industri pariwisata lokal Yogyakarta.
Made menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan famtrip berkat kolaborasi Kemenpar bersama Garuda Indonesia dan Hotel Tentrem, serta dukungan dari InJourney, Bale Raos, dan Plataran Borobudur.
"Melalui sinergi kuat antara pemerintah, maskapai penerbangan, dan para pelaku industri pariwisata, Kementerian Pariwisata terus berkomitmen mempromosikan destinasi unggulan secara efektif demi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing pariwisata nasional," ujar Made.










