TVRINews – Jakarta
Jakarta Siaga: Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir Disiapkan Sambut Doa Kebangsaan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah antisipatif guna memastikan perhelatan akbar Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan tertib. Sebanyak 135 personel Dinas Perhubungan dikerahkan secara khusus untuk mengawal mobilitas warga di sekitar kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Sabtu 1 Agustus 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin pada laman resminya menjelaskan bahwa kehadiran ratusan petugas tersebut difokuskan pada titik-titik strategis guna mengurai potensi kemacetan. Pengaturan arus kendaraan dirancang secara fleksibel menyesuaikan dinamika di lapangan agar aktivitas publik tetap berjalan tanpa hambatan berarti.
"Kami menyiagakan personel di berbagai simpul keramaian untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," ujar Budi melalui keterangan tertulisnya.
Sebagai bagian dari strategi mitigasi kemacetan, otoritas transportasi menerapkan pengalihan arus lalu lintas secara situasional. Kebijakan ini mencakup penyesuaian jalur dari sejumlah arah utama, seperti kawasan Harmoni, Bundaran HI, Tanah Abang, Tugu Tani, hingga Kramat-Salemba. Pengendara diarahkan melintasi ruas-ruas alternatif di sekitarnya.
Selain pengaturan jalan raya, pemerintah daerah juga menyediakan infrastruktur pendukung berupa 19 titik kantong parkir resmi. Kapasitas yang disiapkan mampu menampung ribuan kendaraan, terdiri atas 3.755 satuan ruang parkir untuk kendaraan roda empat dan 5.105 satuan ruang parkir untuk kendaraan roda dua. Sejumlah lokasi strategis yang disiagakan di antaranya meliputi Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Masjid Istiqlal, hingga kantor-kantor kementerian dan gedung perkantoran sekitar.
Guna menghindari penumpukan kendaraan di badan jalan, masyarakat diimbau untuk memaksimalkan fasilitas parkir yang tersedia atau beralih menggunakan moda transportasi massal. Layanan Transjakarta dipastikan tetap beroperasi normal, meski penyesuaian rute bersifat dinamis mengikuti situasi pengalihan arus di sekitar Monas.
Bagi para pengguna Kereta Api Jarak Jauh yang memiliki jadwal keberangkatan atau kedatangan melalui Stasiun Gambir, otoritas menyarankan agar mengantisipasi perjalanan dengan berangkat lebih awal serta mematuhi arahan petugas di lapangan.









