TVRINews, Jakarta
Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan lembaga baru yang dibentuk sebagai bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menjalankan program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan awal terbentuknya BGN bermula sebelum masa kampanye Pemilu 2024, tepatnya pada peluncuran awal program "Makan Siang Gratis" pada 15 Agustus 2023.
“Saat itu, program ini diperkenalkan sebagai salah satu visi utama Pak Prabowo dan Mas Gibran yang ditawarkan kepada publik sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama di sekolah-sekolah,” kata dia kutip akun YouTube Badan Gizi Nasional Republik Nasional, dalam acara BGN Talks pada Minggu, 1 Juni 2025
Lebih lanjut, ia menuturkan usai kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres, program ini berkembang menjadi program Makan Bergizi Gratis yang menjadi sebuah bentuk konkret dari janji kampanye yang kini dilaksanakan secara nasional.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika Presiden Prabowo secara langsung terlibat dalam pengambilan keputusan penting terkait arah dan pengelolaan program ini.
“Salah satu pertanyaan mendasar yang muncul dari pak Presiden adalah: “Siapa yang sebaiknya menyelenggarakan program makan bergizi gratis ini?”,” kata dia menirukan Presiden Prabowo
Setelah melalui diskusi yang panjang dan mendalam, lanjutnya diputuskan bahwa program ini tidak akan dikelola oleh kementerian seperti biasanya.
“Alasannya jelas karena Pak Presiden menginginkan pendekatan yang sentralistik, langsung dari pusat ke daerah, dengan sistem yang efisien, efektif, serta dalam kendali langsung Pak Presiden,” ungkapnya
“Karena itu, dibentuklah sebuah badan khusus dengan nama Badan Gizi Nasional (BGN),” pungkasnya.
Baca Juga:
| Wacana Hubungan Indonesia-Israel, PDIP Tekankan Komitmen pada Palestina |










