TVRINews, Sebatik
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik menjadi titik akhir rangkaian kegiatan Kirab Kebangsaan dan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Aksi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini menegaskan posisi strategis PLBN Sebatik sebagai beranda terdepan negara sekaligus ruang penguatan semangat nasionalisme di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kirab Kebangsaan yang dimulai dari Lapangan Sei Nyamuk hingga kawasan PLBN Sebatik diikuti oleh ribuan peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, santri, ormas, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat Pulau Sebatik. Setibanya di lokasi akhir, para peserta bersama-sama membentangkan Sang Saka Merah Putih sepanjang 81 meter sebagai wujud syukur atas kemerdekaan RI.

(Foto: BNPP RI)
Peluncuran Program GERMARANA dan Pesan Perbatasan
Selain kirab dan pembentangan bendera, rangkaian kegiatan diisi dengan peluncuran Program Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman (GERMARANA) yang ditujukan bagi satuan pendidikan madrasah, pesantren, dan sekolah keagamaan di Kalimantan Utara guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
Pelaksana Harian (Plh.) PLBN Sebatik, Martinus Reta, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan semangat kebangsaan dengan penguatan sektor pendidikan di perbatasan.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan Indonesia yang harus terus dijaga, tidak hanya dari sisi kedaulatan, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, pendidikan, dan perlindungan bagi generasi muda,” ujar Martinus Reta, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.
Di bawah pengelolaan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, PLBN Sebatik terus membuktikan diri bahwa perbatasan bukan sekadar garis pemisah antarnegara, melainkan wajah terdepan Indonesia yang mencerminkan persatuan dan komitmen menjaga keutuhan NKRI.









