TVRINews, Jakarta
Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai latar belakang menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta. Komitmen tersebut dilakukan dengan mengikuti Apel Kebangsaan jelang HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar oleh Polda Metro Jaya di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Sabtu, 8 Agustus 2026 hari ini.
Di mana, deklarasi tersebut telah menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga situasi ibu kota tetap aman dan kondusif. Selain aparat, warga dinilai memiliki peran besar dalam mencegah munculnya konflik maupun gangguan keamanan dari lingkungan terkecil.
Tak hanya itu, pada deklarasi tersebut terdapat lima poin yang menjadi kesepakatan bersama dalam deklarasi tersebut.
Pertama, masyarakat berkomitmen mempertahankan Jakarta sebagai kota yang aman, tertib, damai, dan nyaman. Keamanan ibu kota dinilai penting karena Jakarta tidak hanya menjadi tempat tinggal jutaan warga, tetapi juga menjadi salah satu wajah Indonesia.
Kedua, masyarakat sepakat menjaga persatuan di tengah keberagaman. Berbagai tindakan yang dapat memicu perpecahan, mulai dari provokasi, intoleransi hingga kekerasan, dinyatakan harus ditolak bersama.
Selanjutnya, poin ketiga menekankan pentingnya gotong royong. Kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas, pemuda, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan untuk mempertahankan kondisi Jakarta tetap kondusif.

Komitmen keempat berkaitan dengan perlindungan generasi muda. Masyarakat didorong bersama-sama mencegah anak muda terjerumus dalam narkoba, tindak kejahatan, radikalisme, maupun berbagai pengaruh negatif lainnya.
Sementara pada poin kelima, masyarakat menyatakan kesiapan menjaga Jakarta melalui sikap disiplin, toleransi, kepedulian, serta semangat kebangsaan. Seluruh komitmen tersebut diarahkan untuk mendukung terciptanya Jakarta yang maju dan Indonesia yang berdaulat, adil, serta makmur.
Perwakilan Pokdarkamtibmas, Yudi Wahyudi, menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan keamanan Jakarta.
Menurutnya, menjaga keamanan dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan tempat tinggal, seperti membangun kepedulian dan komunikasi antarwarga.
“Kami dari Pokdarkamtibmas siap mendukung upaya menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan kondusif. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Yudi.
Ia menambahkan, kerja sama dan sikap saling menghormati menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh masyarakat.
Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia diharapkan menjadi komitmen bersama yang diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar seremonial. Masyarakat pun diajak terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan menempatkan persatuan sebagai kepentingan bersama.









