TVRINews, Jakarta
Bupati Pati, Sudewo, didesak untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (13/8/2025) 14.40, usai gelombang demonstrasi besar-besaran yang terjadi di depan kantor bupati. Keputusan itu diambil setelah tekanan dari masyarakat yang menuntut dirinya turun, meski sebelumnya ia telah membatalkan rencana kenaikan pajak daerah.
Aksi massa pada 13 Agustus itu dipicu oleh kebijakan kenaikan pajak hingga 250% yang dinilai memberatkan rakyat. Kebijakan tersebut sempat memicu ketegangan di berbagai wilayah Pati, dengan warga melakukan aksi protes di jalan-jalan utama hingga menggelar orasi di depan kantor pemerintahan.
Meski Sudewo kemudian mengumumkan pembatalan kenaikan pajak tersebut, banyak warga Pati yang masih geram. Banyak yang masih menuntut pertanggungjawaban atas kebijakan awal dan pernyataan Sudewo beberapa waktu lalu yang dianggap menyinggung masyarakat.
Usai pengunduran diri Sudewo, jabatan Bupati Pati sementara akan diisi oleh Wakil Bupati hingga proses penggantian resmi dilakukan sesuai peraturan yang berlaku.










