TVRINews, Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek per hari selama libur panjang akhir pekan pada 14 hingga 17 Mei 2026. Layanan ini disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang ingin berwisata maupun berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi publik karena terhubung dengan berbagai moda transportasi lain, memiliki lokasi stasiun strategis, serta tarif maksimal Rp10.000 pada akhir pekan dan hari libur nasional.
LRT Jabodebek terintegrasi dengan KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, dan moda transportasi lanjutan lainnya. Sejumlah stasiun juga memiliki akses menuju destinasi wisata dan pusat perbelanjaan.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika mengatakan, selama periode libur panjang LRT Jabodebek menjadi moda transportasi yang terhubung langsung dengan pusat aktivitas tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas.
“LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan utama karena terintegrasi dengan berbagai moda lanjutan dengan efisiensi dari segi kepastian waktu dan kepraktisan moda lanjutan,” ujar Radhitya Mardika, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 13 Mei 2026.
Berikut jadwal keberangkatan awal dan akhir LRT Jabodebek selama libur panjang:
Keberangkatan awal:
Jati Mulya–Dukuh Atas: 05.25 WIB
Harjamukti–Dukuh Atas: 05.35 WIB
Dukuh Atas–Harjamukti: 06.28 WIB
Dukuh Atas–Jati Mulya: 06.21 WIB
Keberangkatan akhir:
Jati Mulya–Dukuh Atas: 22.13 WIB
Harjamukti–Dukuh Atas: 21.46 WIB
Dukuh Atas–Harjamukti: 22.39 WIB
Dukuh Atas–Jati Mulya: 22.31 WIB
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, KAI menyediakan sejumlah fasilitas di seluruh layanan LRT Jabodebek. Pengguna prioritas seperti ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, dan pendamping balita dapat memanfaatkan Pin Prioritas yang tersedia di loket stasiun agar petugas membantu memberikan prioritas tempat duduk di dalam kereta.
KAI juga memperbolehkan pengguna membawa sepeda lipat pada hari kerja dengan dimensi maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm. Sementara pada akhir pekan, sepeda nonlipat diperbolehkan dengan dimensi maksimal 200 cm x 120 cm dan jumlah maksimal tiga sepeda di setiap kereta.
Selain itu, tersedia fasilitas water station di seluruh stasiun untuk mengisi ulang botol minum atau tumbler secara gratis. KAI juga menyediakan area parkir sepeda yang dilengkapi kamera pengawas atau CCTV di 17 stasiun.
Pengguna diimbau tetap mematuhi aturan selama menggunakan layanan LRT Jabodebek, seperti tidak merokok di area stasiun dan kereta, tidak makan dan minum di dalam kereta, mendahulukan penumpang yang turun, serta memberikan kursi prioritas kepada pengguna yang membutuhkan.
“Keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional LRT Jabodebek dan kenyamanan layanan dapat terwujud melalui kesadaran bersama seluruh pengguna,” tutup Radhitya.










