TVRINews, Arafah
Puncak rangkaian ibadah haji tahun 1444 H dilaksanakan sejak tergelincir matahari pada 9 Dzulhijjah 1444 H atau Selasa 27 Juni 2023.
Sebagaimana dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajji, "pertama keadaan wukuf dilakukan pada waktunya yang telah ditentukan, yaitu sejak gelincir matahari (zuhur) hari Arafah (9 Dzulhijjah) sampai terbit fajar (Subuh) malam Idul Adha (10 Dzulhijjah)".
Memastikan jemaah haji Riau sudah berada di tenda Arafah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, sebelum pelaksanaan Wukuf meninjau langsung jemaah lansia dan beberapa tenda jemaah serta jemaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Maktab 21.
"Alhamdulillah jemaah Riau berada dalam keadaan sehat wal afiat, hanya beberapa orang yang sakit dari tanah air dan dirawat diklinik yang ada di arafah. Jemaah sudah berada di tenda arafah untuk melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji. Saat ini jemaah sedang bertafaqqur, berdiam, berdoa dan zikit serta bermunajat kepada Allah SWT. Jemaah juga melaksanakan rangkaian wukuf dimulai dari khutbah, shalat dan membaca Al Quran serta bertalbiyah". ucap Mahyudin
Mahyudin juga menyampaikan bahwa jemaah haji direncanakan setelah maghrib melanjutkan perjalanan ke musdalifah untuk mabit.
Baca juga:Hari Ini Warga Muhammadiyah Gelar Idul Adha 1444 Hijriah
"Jemaah bakda maghrib akan didorong menuju musdalifah untuk mabit, sebelumnya jemaah akan melaksanakan shalat jamak maghrib dan isya di tenda. Jemaah akan mabit di musdalifah untuk memberikan kesempatan kepada jamaah haji beristirahat. Sebab rangkaian kegiatan ibadah haji keesokan harinya sangat berat, yaitu melempar Jumrah Aqabah di Mina. Kita akan pantau seluruh pergerakan jemaah haji melalui ketua kloter atau petugas kloter lainnya". Jelasnya.
Prosesi wukuf dilaksanakan setelah khutbah wukuf dan shalat jamak qashar taqdim Dhuhur dan Ashar. Setelah shalat, para jamaah kemudian berdiam diri di dalam tenda-tenda di Padang Arafah ini. Wukuf dilakukan dalam suasana tenang dan damai.
Selama wukuf, jamaah haji dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, shalawat, membaca Al-Qur'an dan berdoa kepada Allah SWT.
Sementara itu ketua Kloter BTH - 06 Indra Sabarianto melaporkan bahwa jemaah BTH - 06 asal Indragiri Hilir yang berjumlah 365, perugas 5 orng, dua orang jamaah disafari wukufkan melaksanakan rangkaian wukuf yang diisi dengan Khutbah Wukuf serta shalat zuhur dan ashar jamak takdim qashran.
"Petugas pelaksana khutbah wukuf diawali dengan lembuka acara oleh Indra Sabarianto (Ketua Kloter), bilal : dr Yayan Julianto; Khatib: Dr. H. Ruhiat (Bimbad); Imam H. Faishal Sadiq (PHD Bimbad). Pelaksanaan wukuf diawali dengan khutbah wukuf, lalu shalat zuhur dan ashar jamak takdim qashran. Dilanjutkan dengan zikir dan doa sampai masuk waktu shalat ashar. Sebelum masuk waktu shalat Zuhur, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, tasbih dan shalawat". jelas Indra
Mendapat kunjungan dari Ka. Kanwil Kemenag Riau, Jemaah BTH - 06 mengucapkan " Terima kasih Pak Kakanwil atas kunjungan silaturrahimnya. Semoga kita semua selalu dalam lindungan dan ridho Allah SWT, aamiin".
Baca juga: Api Lahap Rumah di Rokan Hulu Riau, 2 Orang Meninggal Dunia










