TVRINews, Jakarta
Perkembangan teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir mengubah pola konsumsi dan kebiasaan belanja masyarakat. Konsumen kini semakin terbiasa menggunakan platform digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena dinilai lebih praktis dan efisien.
Perubahan tersebut turut memengaruhi perkembangan industri retail modern di Indonesia. Sistem belanja yang fleksibel, cepat, dan mudah diakses menjadi kebutuhan baru di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis. Founder Maree Mart, Abdu Sholeh, menilai perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor utama berkembangnya retail berbasis digital saat ini.
“Kami melihat masyarakat saat ini semakin membutuhkan akses belanja yang praktis dan efisien. Karena itu, Maree Mart dikembangkan dengan konsep retail modern yang lebih adaptif terhadap perubahan pasar,” ujar Abdu Sholeh, dalam keterangan yang diterima, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurutnya, retail modern saat ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga kemampuan menghadirkan sistem yang memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari.
Perkembangan marketplace juga dinilai membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk bagi pelaku usaha daerah. Teknologi digital membuat distribusi produk menjadi lebih mudah dijangkau dibandingkan sebelumnya.
Selain itu, perubahan pola konsumsi masyarakat mendorong pelaku usaha untuk terus menyesuaikan sistem operasional dan distribusi agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar yang bergerak cepat.
Konsumen saat ini cenderung memilih layanan belanja yang dapat diakses kapan saja dengan proses yang sederhana. Kondisi tersebut membuat pengembangan sistem digital menjadi bagian penting dalam pertumbuhan industri retail modern di Indonesia.










