TVRINews, Jakarta
CEO dan Founder TRIV Group, Gabriel Rey, menyalurkan tujuh ekor sapi kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial perusahaan sekaligus bentuk rasa syukur atas pertumbuhan bisnis TRIV Group.
Gabriel Rey mengatakan jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada Iduladha 2025 TRIV Group menyalurkan tiga ekor sapi, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi tujuh ekor sapi dengan total berat sekitar tujuh ton.
“Puji syukur, jika tahun lalu kami diberi kesempatan untuk berkurban sebanyak 3 ekor sapi. Tahun ini, seiring TRIV Group yang terus bertumbuh dan semakin besar, saya kembali diberi rezeki dan kesempatan untuk berkurban sebanyak 7 ekor sapi dengan berat sekitar 7 ton,” ujar Gabriel Rey dalam keterangan yang diterima, Rabu, 27 Mei 2026.
Ia berharap kegiatan kurban tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi berkah bagi sesama.
“Semoga kurban ini dapat menjadi berkah dan membawa manfaat bagi saudara-saudara muslim saya,” lanjutnya.
Penyaluran hewan kurban ini juga menjadi bagian dari komitmen sosial TRIV Group dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut aktif menjalankan berbagai program sosial, edukasi, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Menurut Gabriel Rey, momentum Iduladha juga menjadi simbol rasa syukur atas perkembangan perusahaan yang terus meningkat.
“Momentum Idul Adha tahun ini juga menjadi simbol rasa syukur perusahaan atas pertumbuhan bisnis yang terus meningkat, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial,” jelas Rey.
TRIV Group merupakan ekosistem aset digital Indonesia yang bergerak di bidang pengembangan industri kripto, media, lifestyle, hingga ekspansi ke bursa kripto nasional. Grup ini menaungi sejumlah lini bisnis, seperti TRIV Exchange, CryptoWave, IceX, dan Rata Kanan Capital.
Melalui berbagai inovasi dan pengembangan bisnis, TRIV Group terus memperluas konektivitas antar sektor, mulai dari exchange, media, bursa, hingga lifestyle ecosystem sebagai bagian dari penguatan industri aset digital nasional.










