TVRINews, Medan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dengan tegas mengatakan jika kemajuan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kolaborasi, budaya literasi, serta penguatan riset dan inovasi. Hal itu disampaikannya saat meresmikan gedung baru Universitas Satya Terra Bhinneka (ST Bhinneka), Senin, 29 Juni 2026 hari ini.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika gedung baru tersebut menjadi simbol semangat gotong royong dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi modal penting untuk mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global.
“Pembangunan gedung ini merupakan monumen kolaborasi yang lahir dari kepedulian banyak pihak terhadap kemajuan pendidikan tinggi,” kata Brian.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi komitmen Universitas ST Bhinneka dalam menumbuhkan budaya membaca melalui penyediaan fasilitas perpustakaan. Brian berharap perpustakaan kampus dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat sehingga menjadi pusat belajar yang terbuka bagi semua kalangan.
“Budaya membaca adalah salah satu indikator kemajuan bangsa. Saya berharap perpustakaan yang sangat baik ini dapat menjadi ruang belajar bersama bagi masyarakat,” ujarnya.
Brian turut memberikan penghargaan kepada pendiri ST Bhinneka, Sofyan Tan, yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi nyata dalam memajukan dunia pendidikan. Menurutnya, keberhasilan membangun kampus tersebut membuktikan bahwa perubahan besar dapat diwujudkan melalui visi yang kuat dan kerja keras.
“Beliau bukan hanya pandai berbicara tentang pendidikan, tetapi benar-benar mewujudkannya melalui tindakan nyata,” ucap Brian.
Ia berharap pengalaman ST Bhinneka dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
Menurut Brian, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan, mengembangkan teknologi, dan mencetak generasi unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.
“Dengan kegigihan, keseriusan, dan kolaborasi banyak pihak, sebuah perguruan tinggi dapat berkembang pesat. Hal-hal baik seperti ini harus menjadi contoh agar semakin banyak kampus yang berani bermimpi besar dan bekerja keras untuk mewujudkannya,” pungkasnya.










