TVRINews, Sulawesi Utara
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Selasa, 12 Mei 2026 pukul 15.54 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan informasi BMKG, episenter gempa berada di laut pada koordinat 4,64 Lintang Utara dan 127,35 Bujur Timur. Lokasi gempa tercatat sekitar 32 kilometer tenggara Pulau Karatung dan 96 kilometer timur laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 89 kilometer.
Dalam rilis resmi BMKG, hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki magnitudo M5,2 dengan pusat gempa berada 35 kilometer timur laut Pulau Karatung pada kedalaman 93 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa yang terjadi termasuk jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng,” tulis BMKG dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 13 Mei 2026.
Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap, getaran gempa dirasakan di wilayah Nanusa, Gemeh, Tampan Amma, dan Kepulauan Talaud dengan intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk melintas.
Hingga pukul 16.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan (aftershock). Selain itu, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.










