
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, meminta PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan kesiapan distribusi dan pengawasan elpiji bersubsidi 3 kilogram secara nasional menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Lonjakan kebutuhan energi rumah tangga pada periode tersebut dinilai perlu diantisipasi lebih awal agar tidak memicu gejolak harga.
Permintaan itu disampaikan menyusul hasil pemantauan di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi, seperti Sarolangun, Merangin, Bungo, dan Batanghari. Di wilayah tersebut terjadi kelangkaan LPG 3 kg yang mendorong harga di tingkat masyarakat mencapai Rp40.000 hingga Rp60.000 per tabung.
Cek Endra menegaskan, Pertamina Patra Niaga sebagai operator distribusi BBM dan LPG harus memastikan stabilitas pasokan, kelancaran rantai distribusi, serta pengawasan terhadap potensi penyimpangan di lapangan.
“Kesiapan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penambahan suplai, penguatan pengawasan distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar Cek Endra, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 12 Februari 2026.
Menanggapi hal itu, Direktur Pemasaran Pertamina Patra Niaga Alimidin Baso bersama perwakilan MOR II Erwin menyatakan kesiapan perusahaan untuk merespons dinamika yang terjadi, termasuk melalui pelaksanaan operasi pasar di wilayah yang mengalami tekanan harga.
Manager Operasional Regional II Subagsel, Erwin, menyampaikan operasi pasar akan dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga. Langkah tersebut diharapkan menjaga keterjangkauan harga serta memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap energi bersubsidi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian Kunjungan Spesifik Komisi XII DPR RI pada Masa Sidang III di Kepulauan Bangka Belitung yang turut membahas kesiapan sektor energi nasional. Komisi XII menilai momentum Ramadhan dan Idul Fitri menjadi ujian ketahanan distribusi energi, sehingga langkah antisipatif perlu diperkuat agar gejolak harga tidak meluas.
Legislator dari daerah pemilihan Jambi itu menambahkan, evaluasi tata kelola distribusi LPG subsidi perlu terus diperkuat agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan pihak yang tidak berhak. Ia berharap operasi pasar serta peningkatan koordinasi lintas pemangku kepentingan dapat menjaga stabilitas pasokan dan memberi kepastian bagi masyarakat selama hari besar keagamaan.
Editor: Redaktur TVRINews
