TVRINews – Jakarta
Langkah strategis penguatan fiskal, Presiden Prabowo Subianto memperkuat jajaran Kementerian Keuangan dengan melantik Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman guna mengoptimalkan stabilitas ekonomi nasional.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam perombakan jajaran Kabinet Merah Putih, guna memperkuat koordinasi kebijakan fiskal serta menjaga stabilitas perekonomian negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Pengangkatan kedua pejabat negara tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 mengenai Pemberhentian serta Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih untuk periode 2024 hingga 2029.
Kehadiran mereka melengkapi formasi kepemimpinan di bawah komando Menteri Keuangan Suahasil Nazara, berdampingan dengan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.
Kepala Negara menekankan pentingnya sinergi yang solid di dalam tubuh kementerian pengelola keuangan negara tersebut. Penambahan figur baru ini diharapkan mampu mengakselerasi pencapaian target pembangunan ekonomi serta memperkuat tata kelola fiskal yang prudent dan berkelanjutan.
Nurkholisoh Ibnu Aman merupakan profesional yang memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Bank Indonesia. Keahliannya di sektor moneter dinilai akan menjadi jembatan strategis dalam menyelaraskan antara kebijakan fiskal dan moneter demi kepentingan nasional.
Sementara itu, Luky Alfirman adalah seorang birokrat senior yang telah lama mendedikasikan diri di Kementerian Keuangan, termasuk pernah mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Anggaran.
Pengalaman mendalamnya terkait struktur anggaran dan pengelolaan keuangan negara dipandang krusial dalam menjaga efisiensi belanja pemerintah.
Pemerintah berharap kehadiran figur-figur berpengalaman ini dapat mendongkrak kinerja kementerian dalam mengawal pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan.










