TVRINews – Jakarta
Presiden Prabowo Lantik Ekonom Dradjad Wibowo Jadi Wamenko Perekonomian.
Struktur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian resmi mengalami penyesuaian melalui kehadiran nomenklatur baru. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Penunjukan ini sekaligus memperkuat jajaran koordinasi fiskal dan makroekonomi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Kehadiran Dradjad di lingkaran eksekutif membawa rekam jejak Panjang, dari sektor akademis, legislatif, hingga korporasi keuangan. Lahir di Surabaya pada 20 Mei 1964, ia meniti reputasi sebagai seorang ekonom yang kerap terlibat dalam perumusan kebijakan publik, perpajakan, serta pengelolaan keuangan negara.
Perpaduan pengalaman teoritis dan praktis tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mengawal agenda pembangunan nasional ke depan.
Sebelum menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan sebagai bagian dari kabinet, Dradjad memiliki rekam jejak yang mapan di sektor perbankan pelat merah. Ia pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Pengalaman manajerial di tingkat tertinggi korporasi perbankan ini memperkaya perspektifnya dalam melihat dinamika sektor keuangan nasional maupun ketahanan perbankan domestik.
Kiprah publik Dradjad juga terekam jelas di panggung politik dan parlemen. Dirinya pernah tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2004–2009 dari Fraksi Partai Amanat Nasional.
Selama berkiprah di Senayan, ia ditempatkan di Komisi XI yang secara khusus membidangi keuangan, perbankan, perencanaan pembangunan nasional, serta sektor fiskal. Keterlibatannya dalam berbagai pembahasan undang-undang strategis di parlemen membentuk ketajaman analitisnya terhadap arah kebijakan anggaran negara.
Menjelang kontestasi politik nasional beberapa waktu lalu, nama Dradjad kembali mencuat tatkala ia dipercaya bergabung dalam struktur Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Dalam kapasitas tersebut, ia turut merumuskan substansi dan arah kebijakan ekonomi yang menjadi landasan program kerja pemerintah saat ini.
Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, sosok lulusan program doktor ini kerap menekankan pentingnya disiplin fiskal yang berorientasi pada akselerasi pertumbuhan. Pandangan-pandangannya sering kali menyoroti kebutuhan ruang fiskal yang memadai guna mencapai target pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.










