TVRINews, Jakarta
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 195 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Indonesia dengan total 76.051 jemaah dan 778 petugas.
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia pasca puncak ibadah haji terus berjalan secara bertahap. Memasuki hari ke-54 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, sebanyak 195 kloter telah mendarat di Tanah Air.
Data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, jumlah jemaah yang telah kembali ke Indonesia mencapai 76.051 orang, didampingi 778 petugas. Dengan demikian, total kedatangan di Indonesia hingga saat ini mencapai 76.829 orang.
Sementara itu, dari sisi keberangkatan, sebanyak 202 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan total 78.632 jemaah dan 806 petugas. Total jemaah dan petugas yang telah dipulangkan dari Arab Saudi mencapai 79.438 orang.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan fase pemulangan menjadi bagian penting dalam rangkaian operasional haji yang harus dijalankan dengan standar pelayanan yang sama baiknya seperti saat kedatangan maupun puncak pelaksanaan ibadah.
"Memasuki fase kepulangan, fokus kami adalah memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman, nyaman, dan sehat. Karena itu, seluruh petugas tetap bekerja penuh hingga kloter terakhir meninggalkan Arab Saudi," ujar Ichsan Marsha dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kemenhaj, Minggu, 14 Juni 2026.
Selain melayani jemaah yang sedang dalam proses pemulangan, Kemenhaj juga terus memberikan pelayanan kepada jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Hingga kini, pergerakan jemaah gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung.
Tercatat sebanyak 103 kloter dengan total 39.391 jemaah dan 412 petugas telah diberangkatkan ke Madinah atau mencapai 39.803 orang. Layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan hingga pendampingan ibadah terus dioptimalkan untuk memastikan kenyamanan jemaah hingga akhir masa operasional.
Ichsan mengimbau seluruh jemaah yang akan kembali ke Indonesia untuk menjaga kondisi kesehatan, mematuhi ketentuan penerbangan, serta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi, guna menghindari kendala saat pemeriksaan di bandara.
"Kami mengajak seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas. Kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian yang telah terbangun selama berhaji semoga terus terjaga hingga kembali ke daerah masing-masing," tuturnya.
Menurut Ichsan, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan puncak ibadah, tetapi juga dari tuntasnya proses pemulangan seluruh jemaah ke Tanah Air.
"Kemenhaj terus mengawal proses kepulangan ini dengan sebaik-baiknya. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan humanis hingga jemaah terakhir tiba kembali di Indonesia," ucapnya.










