TVRINews, Jakarta
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi perwakilan dosen dan mahasiswa berprestasi Universitas Brawijaya (UB) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 2 September 2026.
Hal ini dalam caption akun Instagram @kemensetneg.ri, Jumat, 4 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa UB untuk memperkenalkan berbagai karya inovatif di bidang kesehatan sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan talenta mahasiswa.
Dalam audiensi itu, tiga tim mahasiswa UB memperkenalkan inovasi yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan di bidang kesehatan. Salah satunya ADAPT-V, berupa rompi yang mengintegrasikan sensor detak jantung dan gerakan dengan teknologi machine learning serta Internet of Things (IoT).

[Foto: BPMI Setwapres]
Inovasi tersebut dirancang untuk membantu mengidentifikasi kondisi tantrum pada anak dengan autism spectrum disorder(ASD). Ketika sistem mendeteksi kondisi tersebut, rompi dapat mengembang dan memberikan tekanan pada tubuh anak sehingga menciptakan sensasi seperti pelukan.
Rompi akan kembali ke bentuk semula setelah sistem mendeteksi kondisi anak telah stabil.
Wapres mengapresiasi berbagai karya yang diperkenalkan mahasiswa UB. Ia mendorong para inovator muda untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain pengembangan inovasi, Wapres juga mengingatkan mahasiswa untuk terus mengasah potensi serta minat yang dimiliki di berbagai bidang.
Menurutnya, pengembangan talenta mahasiswa perlu terus dilakukan agar kreativitas dan kemampuan yang dimiliki dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.










