Penulis: Arief Masbuchin
TVRINews, Pasuruan
Musim haji menjadi berkah tersendiri bagi seorang pengrajin peci goni di Pasuruan. Setelah dibeli oleh Menparekraf Sandiaga Uno saat pameran Kata Kreatif, peci goni semakin terkenal dan saat ini banyak dibeli oleh warga baik dari Pasuruan maupun dari luar Pasuruan untuk dijadikan sebagai oleh-oleh haji.
Pada musim haji tahun ini, pesanan peci yang berbahan dasar kain mirip goni meningkat hingga lima kali lipat dari bulan-bulan biasanya. Dahulu pesanan yang datang hanya 10 kodi tetapi saat ini pesanan mencapai 50 kodi.
Setelah dibeli oleh Menparekraf Sandiaga Uno saat pameran Kata Kreatif pada 16 April 2023 yang lalu, peci goni produksi Bambang Hariyanto pengrajin peci asal Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan semakin terkenal dan diminati oleh warga baik dari Pasuruan sendiri maupun dari luar Pasuruan, seperti Malang, Surabaya, Banten hingga Batam.
Baca juga: Walikota Pariaman Tak Hadir, Rapat Paripurna Batal
Pada musim haji tahun ini, pesanan peci yang berbahan dasar kain mirip goni banyak dibeli oleh warga untuk dijadikan sebagai oleh-oleh haji.
“Pada musim haji tahun ini, pesanan peci goni meningkat hingga lima kali lipat. Kalau dulu pesanan yang datang hanya 10 kodi, musim haji sekarang ini pesanan mencapai 50 kodi”, ungkap Bambang Hariyanto.
Bambang lebih lanjut mengatakan bahwa keunggulan peci goni miliknya yakninya berbahan lentur, lebih kuat dan lebih awet karena peci dapat dicuci.
Selain peci goni, Bambang Hariyanto juga memproduksi berbagai macam jenis peci mulai dari jenis asagofah, kalbut hingga jenis songkok.
Untuk satu buah peci yang diproduksi Bambang dijual dengan harga yang bervariasi mulai dari 25.000 Rupiah hingga 50.000 Rupiah dan untuk satu kodi dijual mulai dari harga 350.000 Rupiah hingga 850.000 Rupiah.
Baca juga: Hutang Piutang Proyek Pembangunan 2100 Rumah Di Timor Barat
Editor: Redaktur TVRINews
