Penulis: Abdul Syahril
TVRINews, Pariaman
Gara-gara walikota tidak bisa hadir rapat paripurna DPRD Kota Pariaman Sumatera Barat terkait penyampaian nota penjelasan Walikota Pariaman terhadap 3 ranperda terpaksa dibatalkan mendadak oleh anggota DPRD Kota Pariaman pada Senin siang.
Padahal hampir seluruh anggota dewan hadir termasuk sejumlah OPD dan instansi lainnya.
Bahkan terlihat sejumlah anggota dewan cukup kecewa dan menyesalkan dengan kondisi itu karena agenda paripurna merupakan hal penting yang sudah dijadwalkan jauh sebelumnya apalagi ketidak hadiran walikota ataupun perwakilannya tidak ada berita.
Baca Juga : Jamaah Haji Asal Oki Hilang di Tanah Suci
Ketua DPRD Kota Pariaman Harpen Agus Bulyandi mengatakan rapat paripurna tetap dibuka bahkan sempat diundur selama 15 menit untuk menanti kedatangan Walikota ataupun perwakilannya, namun tak kunjung datang dan bahkan tidak ada berita sama sekali.
“Seharusnya jika walikota tidak bisa hadir bisa diwakilkan pada wakil walikota untuk menghadiri paripurna ataupun sekda, karena paripurna DPRD tersebut hanya penyampaian nota penjelasan walikota Pariaman terhadap 3 ranperda” papar Ketua DPRD Kota Pariaman Harpen Agus Bulyandi Selasa 11 Juli 2023.
Ia juga tidak bisa berbuat banyak dan akan kembali mengagendakan paripurna pada waktu yang belum bisa ditentukan.
Sementara Sekda Kota Pariaman Yuta Balad saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya mengatakan bahwa walikota ada kunjungan keluar daerah termasuk wakil walikota.
“Ketidak hadiran walikota dan wakil walikota itu sudah disampaikan sebelumnya kepada wakil ketua II DPRD Mulyadi yang langsung dihubunginya melalui telpon dan Mulyadi mengatakan paripurna tidak bisa dibatalkan sehingga itu yang terjadi” Jelas Yuta Balad Selasa 11 Juli 2023.
Agenda paripurna merupakan penyampaian nota penjelasan walikota Pariaman terhadap 3 ranperda yakni ranperda pemberian insentif dan kemudahan berinvestasi Ranperda tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan kota Pariaman dan ranperda tentang pengendalian dan penanggulangan rabies.
Baca Juga : Masih Banyak di Temukkan Sumur Minyak Ilegal yang Terdeteksi di Sumsel
Editor: Redaktur TVRINews
