TVRINews – Jakarta
KKP dan Badan Gizi Nasional Berkolaborasi Pasok Protein Ikan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan ketersediaan pasokan protein ikan bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). sinergis ini dirancang untuk mengintegrasikan sektor hulu perikanan dengan kebutuhan nutrisi nasional secara berkelanjutan.
Penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut melibatkan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya serta Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) di kantor pusat KKP, Jakarta Jumat 30 Oktober 2026.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa kementeriannya berkomitmen mendekatkan akses sumber protein berkualitas tinggi ke seluruh titik dapur program gizi di berbagai daerah.
Melalui ketersediaan komoditas perikanan yang memadai, pihaknya berharap fondasi sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang semakin unggul.
"Kami berupaya memastikan wilayah-wilayah operasional dapur gizi dikelilingi oleh pasokan sumber protein perikanan yang melimpah dan bermutu tinggi. Harapan besar Bapak Presiden adalah agar generasi masa depan Indonesia dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan tumbuh menjadi generasi yang cemerlang," ujar Trenggono usai penandatanganan kerja sama tersebut.
Ruang lingkup kolaborasi antara Ditjen Perikanan Budidaya dan BGN mencakup integrasi pemanfaatan data, penyelarasan volume produksi budidaya dengan kebutuhan harian program, serta fasilitasi penyerapan hasil panen bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sementara itu, kerja sama dengan Ditjen PDSPKP difokuskan pada kelancaran distribusi produk kelautan, inovasi pengolahan pangan, penjaminan mutu, serta standardisasi keamanan konsumsi.
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyambut baik inisiatif tersebut dengan menegaskan komitmen lembaganya untuk menjadikan komoditas ikan sebagai komponen utama dalam sajian menu harian program.
Pihaknya siap bertindak sebagai penyerap hasil produksi guna memenuhi kecukupan gizi masyarakat penerima manfaat.
"Kami memprioritaskan kehadiran ikan dalam setiap sajian menu makanan untuk menjamin kecukupan asupan protein harian. Oleh karena itu, kami mendukung penuh kampanye gemar makan ikan yang diinisiasi KKP dan siap berperan sebagai off-taker dalam penerapan menu harian tersebut," tutur Sudaryono.
Guna mengatasi tantangan geografis di wilayah yang sulit dijangkau, BGN bersama KKP turut mendorong pemanfaatan produk perikanan dalam kondisi dingin, beku, maupun bentuk olahan siap saji yang telah memenuhi standar keamanan pangan ketat. Pendekatan logistik ini dinilai krusial agar distribusi protein berkualitas dapat menjangkau seluruh pelosok Nusantara secara merata.










